BolaSkor.com - Bermain di Liga Champions merupakan impian bagi pemain sepak bola di Eropa, puncak karier pada level klub yang semakin manis jika dapat memenanginya.
Akan tapi bagi beberapa pemain, jangankan menjuarainya, bermain pun tidak pernah di Liga Champions. Beberapa pemain top dari Inggris tak pernah merasakannya.
Liga Champions menjadi turnamen besar namun klub-klub Inggris tak memiliki banyak tempat bermain di sana hingga 2002, hingga beberapa bintang berbakat melewatkannya.
Baca Juga:
Alexis Mac Allister Ingin Juara Liga Champions Bersama Liverpool
Liga Champions: Hadapi Tottenham Hotspur, Atletico Madrid Bukan Favorit
Liga Champions: 7 Fakta yang Perlu Diketahui Jelang Laga Newcastle United vs Barcelona
Dirangkum dari Planetfootball, berikut pemain-pemain terbaik Inggris yang tidak pernah berpatisipasi di Liga Champions pada taktik tradisional 4-4-2 dengan total 385 caps di antara mereka.
Kiper: Jordan Pickford

Jordan Pickford (X England)
Ada David James dan Paul Robinson, tetapi kala berbicara soal karier yang lebih baik untuk Inggris, maka sosok Jordan Pickford terdepan.
Kiper berusia 32 tahun sudah membela Everton sejak 2017. Everton lolos kualifikasi Liga Champions pada 2005, tapi setelahnya Everton tak pernah lolos sejak terakhir finis di urutan lima di era Roberto Martinez.
Pickfor masih aktif bermain sepak bola tapi dengan situasi naik turun Everton saat ini, sulit melihat Pickford bermain di Liga Champions.
Bek Kanan: Luke Young
Inggris selalu memiliki bek kanan bagus seiring adanya Liga Champions, mulai dari Gary Neville hingga Kyle Walker.
Satu nama yang masuk ke dalam daftar ini adalah Luke Young, yang menjalani karier secara konsisten dengan Tottenham Hotspur, Charlton Athletic, Middlesbrough, dan Aston Villa di Premier League.
Luke Young juga pernah bermain di UEFA Cup (format lama Liga Europa) untuk Aston Villa, memiliki tujuh caps di era Sven-Goran Eriksson.
Roy Hodgson sempat ingin membawanya ke Liverpool, tapi kala itu Liverpool bermain di Liga Europa dan ia tak pernah tampil di Liga Champions.
Bek Tengah: Phil Jagielka
Bek tengah yang tangguh dan solid dalam permainannya dengan Sheffield United dan Liverpool.
Phil Jagielka bisa jadi tak bermain di level Liga Champions tetapi ia tetap bek Premier League yang konsisten bermain, juga tampil beberapa kali di laga Liga Europa dengan Everton.
Bek Tengah: Gareth Southgate
Mantan pelatih timnas Inggris punya 57 caps dengan timnas sebagai pemain, memainkan beberapa laga Liga Europa, dan bermain bagus saat membela Aston Villa.
Pada 1996, Villa finis di urutan empat tapi kala itu posisi tersebut tak cukup membawa klub ke Liga Champions. Southgate hanya membela tiga klub dalam kariernya yakni Crystal Palace, Villa, dan Middlesbrough.
Bek Kiri: Leighton Baines
Mantan bek kiri Wigan Athletic dan Everton, melegenda dengan klub yang disebut terakhir kala bermain dari 2007 hingga 2020.
Situasinya dapat jadi berbeda jika Leighton Baines gabung Manchester United pada 2013, namun faktanya tidak demikian.
Bek kiri elegan dengan kualitas mengeksekusi bola mati, mengirim umpan silang, memberi assist pada akhirnya hanya terkenal di Premier League.
Gelandang Sayap Kanan: Jarrod Bowen
Winger West Ham United, Jarrod Bowen (Foto: Sky Sports)
Peruntungannya bisa jadi berubah jika West Ham United degradasi, Jarrod Bowen direkrut klub besar yang bermain di Liga Champions.
Di klub besar Jarrod Bowen (29 tahun) belum tentu bermain reguler, tetapi ia pemain tim yang dapat menjaga kualitas skuad.
Setidaknya sampai saat ini, Bowen mencetak gol kemenangan yang membawa West Ham juara UEFA Conference League pada 2023 saat mengalahkan Fiorentina.
Gelandang Tengah: David Platt
Pernah menjadi juara Premier League dengan Arsenal, juga pernah berkarier dengan Juventus dan Sampdoria di Italia pada medio 1990-an.
Namun, David Platt tak pernah bermain di Liga Champions melainkan Liga Europa dan bahkan menjadi juara dengan Juventus.
Gelandang Tengah: Matt Le Tissier
"Jika saya bisa mengulang waktu ini, saya akan membuat pilihan yang sama."
"Saya mengutamakan kebahagiaan pribadi di atas uang dan trofi, dan saya menikmati menjadi ikan besar di kolam kecil, saya tidak pernah takut mengakui itu."
"Saya bisa bermain sepak bola sesuai keinginan saya selama sebagian besar waktu saya di Southampton."
Dengan keputusannya tersebut, Matt Le Tissier melegenda dengan Southampton dan pemain berkualitas sepertinya tak pernah bermain di Liga Champions.
Gelandang Sayap Kiri: Darren Anderton
Tak hanya Darren Anderton tidak pernah bermain di Liga Champions, tapi ia juga tak pernah memainkan sepak bola Eropa karena inkonsistensi Tottenham Hotspur pada medio 1990-an.
Mantan gelandang timnas Inggris juga kabarnya sempat ditaksir Manchester United, sebelum Alan Sugar menahan kepergiannya.
Striker: Ian Wright
Pada era modern, pencetak gol dengan kualitas Ian Wright dapat bermain di banyak musim Liga Champions dan turnamen internasional lainnya.
Tetapi pada 1990-an kondisinya berbeda. Hanya pemenang liga yang lolos kualifikasi Liga Champions hingga 1997.
Wright meninggalkan Arsenal setelah memenangi titel liga pada 1998, bermain untuk West Ham United arahan Harry Redknapp selagi Arsenal disingkirkan di fase grup.
Striker: Les Ferdinand
Les Ferdinand mencetak 149 gol Premier League tanpa sekali pun melakukannya via tendangan penalti.
Bermain untuk Newcastle United dan Besiktas, Ferdinand tak pernah mendengarkan anthem Liga Champions dalam kariernya.
Bahkan, Ferdinand pergi ke Euro 1996 dan Piala Dunia 1998 tanpa sekali pun bermain.
Pemain cadangan Inggris yang tak pernah main di Liga Champions: David James, Paul Robinson, Ugo Ehiogu, Conor Coady, Trevor Sinclair, Adam Wharton, Paul Merson, Stewart Downing, James Maddison, Darius Vassell, Darren Bent, Stan Collymore