"Alhamdulillah, karena kemenangan hari ini kami ke final. Kami sebelumnya fokus pemulihan fisik, karena kami tahu Malaysia tim kuat. Dan itu berhasil, mobilitas pemain sepanjang pertandingan sangat bagus. Kami bersyukur bisa mengalahkan mereka" kata RD. Soal penalti, RD penggilan akrab Rahmad Darmawan mengaku hanya mengasah keterampilan pemain dalam melakukan eksekusi penalti dalam satu kali latihan. "Kami punya pengalaman penalti di ISG dan ini sangat berguna. Berbeda dengan di SEA Games lalu, saat itu beberapa pemain menolak disuruh ambil penalti. Hari ini semuanya justru antusias," ujarnya. Menyilkapi gol penyama kedudukan Malaysia, RD menilai, anak asuhnya kendor melakukan pengawalan terhadap para pemain Malaysia. Gol penyama kedudukan tersebut, menurut RD seharusnya tidak tejadi jika para pemainnya disiplin menjaga lawan. "Di babak kedua kami memberikan banyak ruang. Malaysia punya pemain tinggi dan mereka memainkan bola-bola langsung. Tapi, sekali lagi kami bersyukur lolos ke final dan kami akan tampil maksimal siapapun lawan yang kami hadapi," tandasnya.
Stamina Kuat Garuda Muda Kunci Sukses Mengalahkan Malaysia
BolaSkor - Kamis, 19 Desember 2013
- #SEA GAMES Myanmar 2013
- #Indonesia Malaysia 1-1 (4-3)
- #Rahmad Darmawan
- #Malaysia
- #Stamina Kuat
- #Semifinal Sepakbola
- #Garuda Muda
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 16 April 2026
Cedera Mierza Firjatullah, Kurniawan Dwi Yulianto Lakukan Rotasi Besar-Besaran Lawan Malaysia?
Kamis, 16 April 2026
Link Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Kamis 16 April 2026, Pukul 19.30 WIB
Selasa, 07 April 2026
Piala AFF Futsal 2026: Kalahkan Malaysia 1-0, Indonesia Melaju ke Semifinal
Rabu, 18 Maret 2026
Kisah Pilu Timnas Malaysia, Dapat Kejutan Tak Lolos PIala Asia 2027 Jelang Idulfitri
Jumat, 20 Februari 2026
Erick Thohir Bantah Keras Tuduhan Media Malaysia soal Laporan ke FIFA
Kamis, 11 Desember 2025
SEA Games 2025: Vietnam Kalahkan Malaysia, Peluang Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal Kembali Terbuka
Selasa, 14 Oktober 2025
RD Pimpin Latihan Persipura, Bernostalgia Setelah 20 Tahun Lamanya
Senin, 28 Juli 2025
Sabet 6 Medali Emas, Tim Woodball Indonesia Juara Umum di Malaysia Open 2025
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026