BolaSkor.com - Final impian akhirnya tercipta di Piala Dunia 2026. Juara dunia Argentina akan berhadapan dengan juara Eropa Spanyol dalam perebutan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.
Namun, laga yang akan digelar pada Senin (20/7) dini hari WIB itu menyimpan cerita yang lebih dalam dari sekadar pertarungan dua kekuatan besar sepak bola.
Di pinggir lapangan, final ini juga mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Baca Juga:
Final Piala Dunia 2026: Bicara Kekuatan Spanyol, Lionel Messi Tidak Lupa Barcelona
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Kibarkan Spanduk Falklands setelah Kalahkan Inggris, Argentina Terancam Dihukum FIFA
Spanyol memastikan tempat di final setelah menundukkan Prancis 2-0 di semifinal. Sehari kemudian, Argentina menyusul usai membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris 2-1.
Kini, kedua pelatih akan saling beradu taktik demi membawa negaranya menjadi juara dunia.
Dari Ruang Kelas ke Final Piala Dunia

Kisah unik ini bermula pada 2017 di pusat pendidikan kepelatihan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) di Las Rozas.
Saat itu, De la Fuente yang menangani tim-tim kelompok usia Spanyol juga berperan sebagai tutor dalam kursus kepelatihan.
Di antara para peserta yang mengikuti program tersebut adalah Lionel Scaloni, yang baru beberapa tahun pensiun sebagai pemain dan mulai menapaki karier sebagai pelatih.
Tak ada yang menyangka bahwa hubungan yang terjalin di ruang kelas itu suatu hari akan membawa keduanya bertemu di partai final Piala Dunia.
Seperti dikutip dari Reuters, Scaloni beberapa kali mengungkapkan rasa hormat dan terima kasihnya kepada De la Fuente.
"Luis banyak membantu kami yang mengikuti kursus kepelatihan di Las Rozas. Saya sering berbicara dengannya dan selalu mendoakan yang terbaik untuknya," kata Scaloni saat Copa America 2024.
Namun ketika ditanya kemungkinan menghubungi De la Fuente sebelum final, Scaloni menjawab dengan nada bercanda.
"Kalau kami tidak bertemu di final, mungkin saya akan meneleponnya. Tapi jika kami harus melawan mereka di final, sebaiknya tidak ada telepon sampai pertandingan selesai," katanya sambil tersenyum.
Hubungan Khusus Scaloni dengan Spanyol

Lionel Scaloni (x/Argentina)
Kedekatan Scaloni dengan Spanyol memang tidak hanya terbatas pada dunia kepelatihan.
Pelatih berusia 48 tahun itu memiliki ikatan personal yang kuat dengan Negeri Matador. Istrinya, Elisa Montero, berasal dari Spanyol, sementara kedua anak mereka lahir di negara tersebut. Keluarga Scaloni juga diketahui menetap di Mallorca.
Selain itu, Scaloni pernah menghabiskan sebagian besar karier bermainnya di Spanyol bersama Deportivo La Coruna, Racing Santander, dan Mallorca.
Karena alasan itu, ia tak pernah menyembunyikan rasa cintanya terhadap sepak bola Spanyol.
"Sebagian keluarga saya adalah orang Spanyol, dan tentu saja saya mendukung Spanyol," kata Scaloni pada Euro 2024.