Partai akbar tersaji pada pekan ke-26 Liga Italia, Senin (3/3) dini hari WIB. AC Milan menjamu Juventus di markas kebesarannya, Stadion San Siro. Partai ini bisa dibilang tes sesungguhnya bagi pelatih Clarence Seedorf. Sejak mengambilalih posisi Massimiliano Allegri, pelatih asal Belanda itu hanya kalah sekali dari enam laga terakhir di Liga Italia. Milan menggunakan formasi 4-2-3-1 di pertandingan ini. Giampaolo Pazzini dipercaya sebagai bomber tunggal di lini serang, didampingi Kaka yang bertindak sebagai penyerang lubang. Adapun, Juventus tampil dengan formasi 3-5-2 dengan bertumpu pada duet Carlos Tevez dan Fernando Llorente. Kedua tim langsung memperagakan permainan menyerang sejak awal. Hal tersebut membuat pertandingan terasa hidup. Jual-beli serangan pun menjadi hal yang tak bisa dihindarkan. Tuan rumah Milan lebih dominan di babak ini dengan memiliki 60 persen penguasaan bola. Kaka menjadi otak penyerangan Milan pada babak pertama. Semua bangunan serangan Rossoneri dimulai dari kaki pemain berkebangsaan Brasil itu. Sesekali Milan juga menyerang melalui sisi sayap kiri yang ditempati pemain anyar Adel Taarabt. Meski dominan, peluang pertama di pertandingan ini justru didapat Juventus pada menit ke-17. Paul Pogba mencoba peruntungannya melalui tembakan dari luar kotak penalti. Sayang, arah tembakan pemain berkebangsaan Prancis itu masih tinggi di atas mistar gawang Christian Abbiati. Dua menit berselang, Juventus mendapatkan peluang emas. Bola di kaki Taarbt direbut Carlos Tevez. Pemain asal Argentina itu kemudian mengirim umpan silang ke arah Llorente. Namun, Llorente gagal menjangkaunya. Lichsteiner kemudian melepas tembakan keras dari jarak dekat. Abbiati sigap mengawal gawangnya. Pertandingan menginjak menit ke-26, ganti Milan yang mendapatkan kesempatan emas membuka keunggulan. Kaka meliuk di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kanan. Gianluigi Buffon berhasil menahannya dengan kaki. Bola kembali memantul ke kaki Kaka. Namun, tembakan kedua Kaka berhasil ditahan Leonardo Bonucci sebelum melewati garis gawang. Kebuntuan Juventus akhirnya pecah di menit ke-44. Umpan silang datar Lichsteiner dengan mudah disontek masuk kedalam gawang oleh Llorente. Babak pertama berakhir dengan keunggulan satu gol Juventus. Susunan Pemain: AC Milan: Abbiati; Abate, Rami, Bonera, Emanuelson; De Jong, Montolivo; Taarabt, Poli, Kaka; Pazzini. Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Caceres; Pirlo; Lichtsteiner, Pogba, Marchisio, Asamoah; Llorente, Tevez.
Sontekan Llorente Bawa Juventus Sementara Ungguli MilanBabak I
BolaSkor - Minggu, 02 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 05 Juni 2026
Bukan AC Milan, Sandro Tonali Jadi Incaran Manchester City
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Selasa, 02 Juni 2026
Jangan Rekrut Rafael Leao, Manchester United
Minggu, 31 Mei 2026
Rafael Leao Tinggalkan AC Milan, Tantangan Baru Jadi Alasan
Minggu, 31 Mei 2026
Belum Genap Sehari Menganggur, Arne Slot Sudah Dikaitkan dengan AC Milan
Sabtu, 30 Mei 2026
Oliver Glasner Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru AC Milan
Jumat, 29 Mei 2026
Investor yang Menyamar, Zlatan Ibrahimovic Tidak Akan Dipecat AC Milan
Jumat, 29 Mei 2026
Negosiasi AC Milan dengan Mauricio Pochettino Berjalan Positif
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026