Tertinggal 0-1 di babak pertama, publik Kanjuruhan alias Aremania, kembali terhenyak. Satu menit babak kedua bergulir, Ferdinand Sinaga kembali membobol gawang Kurnia Meiga setelah melakukan solo run dari sisi kiri pertahanan Arema. Tendangan kerasnya pun meluncur mulus di pojok jauh gawang Arema, tanpa mampu dihalau Meiga. 0-2 untuk Persib. Kondisi ini memaksa pelatih Arema Suharno mengubah strategi dengan menarik Samsul Arif dengan memasukkan Dendi Santoso. Serangan bergelombang pun terus dilakukan pasukan Arema. Hasilnya menit ke-56, Gustavo Lopez mampu memperkecil ketinggalan setelah sepakannya dari luar kotak penalti membobol gawang Persib. Setelah gol itu, Suharno kembali melakukan pergantian pemain dengan menarik Ahmad Bustomi dan memasukkan Arif Suyono. Serangan gencar terus dibangun Singo Edan. El Loco (Christian Gonzales) sempat membobol gawang Made Wirawan menit ke-63, namun dianulir wasit akibat offside. Keberuntungan Arema terjadi menit ke-66. Bek Persib asal Serbia Vladimir Vujovic melakukan handsball di kotak terlarang. Hadiah penalti pun diberikan wasit kepada Arema. Lopez yang menjadi algojo melaksanakan tugasnya dengan baik untuk mengubah laga menjadi 2-2. Setelah gol itu, tak satu pun gol terjadi, meski kedua tim melakukan pergantian pemain dan silih berganti membangun serangan. Hasil itu tidak menggoyahkan posisi Arema di puncak klasemen sementara wilayah barat dengan 31 poin, sedangkan Persib di posisi ketiga dengan 22 poin, satu poin dibawah Semen Padang.