Seperti diketahui, Los Cules dilarang aktif menjual atau membeli pemain selama 14 bulan. Blaugrana baru bisa kembali menggaet pemain anyar di bursa transfer musim panas 2015. FIFA menjatuhkan hukuman tersebut karena menilai Barca telah melanggar regulasi article 19, mengenai transfer pemain muda internasional. Diketahui terdapat 10 pemain di bawah 18 tahun dari negara lain yang diikat Barcelona dengan kontrak profesional dalam rentan waktu 2009 hingga 2013. Selain hukuman tersebut, skuat Catalan juga diharuskan membayar denda sebesar 450 ribu Swiss Franc atau setara dengan Rp 5,7 miliar. Kubu Barcelona sendiri tidak terima dengan sanksi tersebut dan telah mengajukan banding kepada FIFA. Jika nantinya banding tersebut ditolak, Barcelona telah menyiapkan langkah lainnya yaitu membawa permasalahan ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS). Terkait adanya banding dari kubu El Barca, FIFA menunda hukuman tersebut. Pasalnya, keputusan dari kasus ini tidak dapat terselesaikan hingga bursa transfer musim panas dibuka pada Juni mendatang. "Akibatnya, ketua Komite Banding FIFA menganggap jika banding yang diajukan oleh klub akan berdampak pada efek penangguhan hukuman," bunyi pernyataan FIFA seperti dilansir Football Espana. Dengan adanya penangguhan ini, maka Barcelona pun bisa bernafas lega dan membeli pemain yang diinginkan pada bursa transfer. Apalagi, mereka membutuhkan kiper baru untuk menggantikan posisi Victor Valdes yang memutuskan hengkang, serta bek baru untuk mengisi pos yang akan ditinggalkan Carles Puyol.
Sanksi Ditangguhkan FIFA, Barca Bisa Jual-Beli Pemain
BolaSkor - Rabu, 23 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Kontroversi Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026: Ketua Komdis FIFA Ternyata Ambil Keputusan Sendiri
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Senin, 13 Juli 2026
Bukan Sekedar Wacana, Piala Dunia 2030 Bisa Diikuti 64 Tim
Minggu, 12 Juli 2026
Kontroversi Spidercam di Perempat Final, FIFA Tolak Protes Norwegia
Minggu, 12 Juli 2026
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Minggu, 12 Juli 2026
Susunan Pemain Argentina vs Swiss: Julian Alvarez Temani Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Hadapi Argentina, Swiss Ungkap Rencana Hentikan Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Head to Head Argentina vs Swiss: Albiceleste Lebih Superior
Sabtu, 11 Juli 2026
Detail Kontrak Karim Adeyemi di Barcelona, Terima Gaji Rp123 Miliar per Tahunnya
PILIHAN EDITOR
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026