Sabella menyoroti permainan impresif Jerman sepanjang turnamen berlangsung, menurutnya Jerman memiliki permainan yang baik di setiap lini dan mampu mendominasi setiap pertandingan. Pelatih 59 tahun tersebut merasa jika para pemainnya harus mampu mengimbangi para pemain Jerman yang memiliki kualitas fisik di atas rata-rata. Selain itu, strategi yang diterapkan Joachim Loew juga akan menjadi fokus Sabella guna mencari celah memanfaatkan ruang dalam permainan Jerman. Sabella bakal menginstrusksikan para pemainnya untuk mencoba menutup setiap ruang yang diciptakan para pemain Jerman, terutama di lini tengah yang menjadi sentra kekuatan Tim Panser. "Kami harus berkonsentrasi untuk menutup semua pergerakan para pemain lawan, yang paling penting adalah mereka tak bisa memainkan bola dengan mudah. Jerman selalu unggul dalam fisik dan taktik. Formasi kami saat ini telah berubah, dan itu memungkinkan untuk menutup ruang dan membuat kekuatan menjadi seimbang" ucap Sabella dilansir FIFA. "Mereka mampu menguasai bola di daerah permainannya, mereka juga banyak menumpuk pemain di lini tengah dan itu merupakan strategi yang sangat baik. Ini adalah kredit besar bagi para pemain yang sudah bekerja keras selama turnamen," pungkas Sabella.
Sabella: Jerman Kuat Secara Fisik dan Taktik
BolaSkor - Sabtu, 12 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup I-J Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Tak Terbendung
Selasa, 23 Juni 2026
Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi
Senin, 22 Juni 2026
Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Menang, Jerman Dituding Tak Bermain Fair Play Kontra Pantai Gading
Minggu, 21 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Akhiri Kutukan Usai Kalahkan Pantai Gading
Minggu, 21 Juni 2026
Manuel Neuer Resmi Jadi Kiper dengan Penampilan Terbanyak di Piala Dunia
Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Sabtu, 20 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jerman vs Pantai Gading: Bukan Laga Mudah
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026