BolaSkor.com - Roberto De Zerbi resmi berpisah dari Olympique Marseille, Selasa (10/2) waktu setempat.
Kabar kepergian pelatih asal Italia itu diumumkan laman resmi Olympique Marseille.
Pihak Marseille dan De Zerbi disebutkan berpisah atas dasar kesepakatan bersama.
Baca Juga:
Nyaris Dibekuk West Ham, Manchester United Tidak dalam Performa Terbaik
Bersaing dengan Arsenal, Manchester United Juga Bidik Sandro Tonali
Rahasia di Balik Efektivitas Manchester United Memaksimalkan Situasi Bola Mati
Sebelumnya, De Zerbi ramai dikabarkan terancam dipecat memyusul rentetan hasil buruk yang diperoleh tim asuhannya.
Marseille gagal lolos ke fase gugur Liga Champions karena dihantam Club Brugge 0-3 pada laga terakhir fase liga.
Tim besutan De Zerbi gagal lolos karena selisih satu gol yang memisahkan mereka dari Benfica, klub terakhir yang meraih tiket play-off.
Di kompetisi domestik, teranyar Marseille dibantai PSG 0-5 dalam partai klasik di Paris akhir pekan lalu.
Posisi Marseille melorot hingga terlempat dari zona Liga Champions.
Tanda tanya nasib De Zerbi yang menangani Marseille sejak 1 Juli 2024 akhirnya terjawab.
"Olympique de Marseille dan Roberto De Zerbi, pelatih tim utama, telah mengumumkan berakhirnya kerja sama atas dasar kesepakatan bersama," demikian pernyataan klub.
"Setelah pembicaraan antara semua pemangku kepentingan dalam manajemen klub—pemilik, presiden, direktur sepak bola, dan pelatih, diputuskan untuk melakukan perubahan di puncak pimpinan tim utama."
Dikaitkan dengan Manchester United

Berpisah dengan Marseille memperkuat rumor yang menyebut De Zerbi disiapkan sebagai pelatih masa depan Manchester United.
Ya, kepergian De Zerbi kembali memanaskan relasinya dengan Manchester United.
Eks pelatih Sassuolo tersebut sudah lama digadang-gadang sebagai kandidat pelatih Setan Merah.
Sebelumnya, De Zerbi bahkan dikaitkan dengan United sebelum kedatangan Ruben Amorim.
Legenda Manchester Merah, Jaap Stam, menjadi salah satu yang perekrutan De Zerbi.
"Saya sangat menyukai De Zerbi karena penampilannya di Brighton dan Marseille," kata Stam dikutip dari Mirror.
"Cara dia melatih yang mengutamakan penguasaan bola, dia pun sangat bagus dalam mengolah bola."
"Dia juga menempatkan pemain di posisi tertentu yang membuat lawan sulit untuk menekan mereka," lanjut Stam.
"Saya pikir dia pelatih yang baik. Dia dan memberi para pemain kepercayaan diri."
"Hal itulah yang dibutuhkan di klub besar seperti Manchester United," kata Stam.
"Jadi saya akan sangat senang jika klub tidak mempertahankan Carrick, dan memilih De Zerbi."