"Tidak ada informasi konkret ke kami tentang pernyataan dari Persiba itu. Pada prinsipnya kompetisi harus tetap dijalankan. Kami berharap informasi itu hanya isu," kata Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Selasa (11/2). Rencana Persiba mundur dari kompetisi ISL muncul ke permukaan setelah terjadi perkelahian antara dua kelompok suporter yang selama ini mendukung klub yang berjuluk Laskar Sultan Agung itu. Perselisihan antarkelompok suporter yaitu Paserbumi dan Curva Nord terjadi saat anak asuh Sajuri Syahid menjalani pertandingan melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (8/2). Insiden itu menimbulkan beberapa korban cedera yang langsung dibawa ke rumah sakit. Akibat insiden tersebut, tim manajemen langsung menggelar rapat dan langsung menentukan sikap, yang salah satunya ingin mengundurkan dari dari kompetisi ISL seperti yang disampaikan Ketua Umum Persiba Idham Samawi. Menurut Joko Driyono, melihat perjalanan Persiba menuju kompetisi unifikasi, pihaknya menilai tim ini telah sukses melalui tahapan-tahapan yang harus dijalani dan berharap rencana mundur tersebut tak terwujud. "Gimana Persiba bermain di play off hingga masuk ISL telah dilalui dengan baik. Makanya kami berharap rencana mundur itu hanya isu," katanya. Jika Persiba Bantul tetap dalam pilihannya yaitu mundur dari kompetisi ISL, maka klub yang sebelumnya turun di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) ini harus menerima kompensasi sesuai dengan aturan yang ada, yakni didegradasi ke kompetisi di bawah ISL.
PSSI Berharap Persiba Tidak MundurISL 2014
BolaSkor - Selasa, 11 Februari 2014
- #Idham Samawi
- #PSSI Berharap Persiba Tidak Mundur
- #Indonesia Super League
- #Prediksi
- #Isl
- #Curva Nord
- #Sepak Bola
- #Persiba Bantul
- #Skor
- #Bing
- #Pssi
- #Yahoo
- #Paserbumi
- #Joko Driyono
- #Bola
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statisik Meksiko vs Republik Ceko: Duel Beda Kepentingan
Rabu, 24 Juni 2026
Revolusi Medis Sepak Bola: Persebaya dan Mayapada Hospital Surabaya Ciptakan Ekosistem Sports Medicine Pertama di Indonesia
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Panama vs Kroasia: Saling Sikut demi Tiga Poin
Selasa, 23 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Selecao das Quinas Menang Telak
Senin, 22 Juni 2026
Mills Perkuat Ekspansi di Kalimantan, Hadirkan Concept Store di Singkawang
Minggu, 21 Juni 2026
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026