BolaSkor.com - Premier League diminta memangkas durasi pertandingan jika ingin melanjutkan musim 2019-2020 hingga selesai. Hal itu merupakan salah satu usul yang diajukan asosiasi pemain profesional (PFA).
PFA meminta waktu pertandingan tiap babaknya yang biasanya berdurasi 45 menit dipangkas. Jadi nantinya setiap laga tidak akan berlangsung selama 90 menit seperti halnya aturan baku FIFA.
Bukan tanpa alasan jika PFA mengusulkan hal tersebut. Para pemain diprediksi akan kelelahan jika tetap menggunakan durasi pertandingan yang normal karena Premier League berniat memadatkan jadwal laga.
Setiap klub Premier League menyisakan sembilan sampai sepuluh laga hingga akhir musim. Operator kompetisi berniat menggelar pertandingan-pertandingan tersebut tiga hari sekali agar kompetisi bisa segera selesai.
Hal itu akan membuat para pemain kelelahan dan rawan cedera. Belum lagi ancaman terinfeksi virus corona karena daya tahan tubuh melemah.
Baca Juga:
Premier League Diminta Ikuti Ligue 1 Berikan Gelar Juara ke Peringkat Pertama
5 Pemain dengan Persentase Kemenangan Tertinggi di Era Premier League
Hugo Lloris Dukung Liverpool Dianugerahi Gelar Juara Premier League
"Apa yang kami ketahui adalah berbagai ide yang ada, yaitu kemungkinan menambah jumlah pergantian pemain, pemangkasan waktu laga kurang dari 45 menit setiap babak, dan bermain di tempat yang netral. Begitu banyak ide sekarang dan semua itu akan diberikan kepada pemain dan pelatih agar bisa menjadi pertimbangan," kata Gordon Taylor kepada BBC.
"Jelas ada banyak hal yang harus ditentukan, tetapi yang terpenting, bisakah musim rampung dengan selamat?"
Premier League memang harus mempertimbangkan banyak hal sebelum melanjutkan musim 2019-2020. Namun menurut Taylor, yang terpenting tetaplah keselamatan pemain.
"Para pemain tentu peduli dengan kesehatan dan keselamatan mereka. Mereka akan sangat puas apabila ada jaminan kesehatan dan ini akan menjadi pilihan mereka untuk melanjutkan kompetisi," pungkasnya.