Pertama adalah, terkait dendam suporter kedua tim, yakni Jakmania (suporter Persija) dan Bobotoh (suporter Persib) yang masih menyala. "Kami berharap persoalan antarsuporter bisa diselesaikan. Perasaan luka lama yang berlangsung hingga ada generasi baru," kata Martinus, Jumat (21/2). Pertimbangan lainnya adalah insiden yang mewarnai laga Pelita Bandung Raya (PBR) vs Persija, Senin lalu. Saat itu, beberapa suporter Persib masih mencari dan mengejar fans Persija. Usai laga juga terjadi pengrusakan terhadap satu mobil yang menyebabkan empat orang terluka. "Yang ketiga, terkait pariwisata Bandung dan Jabar. Duel dilakukan di weekend (akhir pekan). Perlu diingat, pengunjung didominasi dari Jakarta dengan plat B. Dikhawatirkan jadi sasaran kemarahan bobotoh seperti beberapa kasus lalu." Sedangkan yang menjadi pertimbangan terakhir Polda Jabar adalah demi meminimalisir jatuhnya korban meninggal, luka berat, dan luka ringan. "Belum kerugian materi yang ditimbulkan, sehingga kita tidak merekomendasikan pertandingan untuk digelar di Bandung maupun di wilayah Jabar," tuturnya. Dengan empat alasan ini, Martinus berharap Bobotoh bisa mengerti sikap mereka. Hal itu demi demi kepentingan masyarakat seluruh Jawa Barat. Duel klasik Persib vs Persija sejatinya akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Sabtu, 22 Februari 2014. Keduanya akan bertemu dalam laga lanjutan Grup 1 Indonesia Super League (ISL) 2014.
Polda Jabar Larang Laga Persib vs Persija di Jawa Barat
BolaSkor - Jumat, 21 Februari 2014
- #Bolaskor.com
- #Prediksi
- #Skor
- #Viking
- #Indonesia Super League
- #Bing
- #Sepak Bola
- #El Clasico
- #Persib
- #Bola
- #Bobotoh
- #Jakmania
- #Yahoo
- #Kombes Martinus Sitompul
- #Si Jalak Harupat
- #Persija
- #Isl
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statisik Meksiko vs Republik Ceko: Duel Beda Kepentingan
Rabu, 24 Juni 2026
Revolusi Medis Sepak Bola: Persebaya dan Mayapada Hospital Surabaya Ciptakan Ekosistem Sports Medicine Pertama di Indonesia
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Panama vs Kroasia: Saling Sikut demi Tiga Poin
Selasa, 23 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Selecao das Quinas Menang Telak
Senin, 22 Juni 2026
Mills Perkuat Ekspansi di Kalimantan, Hadirkan Concept Store di Singkawang
Sabtu, 20 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Curacao: Duel Tim Terluka
Jumat, 19 Juni 2026
Bos Persib Bangga Satu Pemainnya Tampil di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026