Pemain asal Korea Selatan yang kembali ke klub yang membesarkannya tersebut memang menjadi andalan Cocu untuk memimpin tim mudanya. Park pernah membela panji PSV periode 2002 hingga 2005 sebelum dibajak Manchester United, awal musim lalu Park kembali ke PSV. Park sukses mengantar PSV menembus 4 besar Liga Champions musim 2002-2003. Pemain berusia 32 tahun tersebut juga ikut andil membawa Rood-Witten dua kali kampiun Eredivise pada musim 2002-2003 dan 2004-2005. Ia juga sempat diboyong ke Queens Park Rangers di musim 2012-2013, sayang kariernya tak berkembang. Untuk QPR ia hanya bermain sebanyak 26 laga tanpa sekalipun mencetak gol Park bermain cemerlang saat PSV menggulung Twente pada laga Eredivise pekan ke-23 lalu, PSV mampu menang dengan skor tipis 3-2. Meskipun tak mencetak gol penampilan ciamik yang dipertontonkan Park mengundang pujian banyak pihak termasuk Philip Cocu dan rekan satu tim Jeffrey Bruma. "Di usia yang sudah tak muda lagi ia tetap pemain cerdas. Ia hadir saat tim membutuhkannya. Park tidak bermain sendirian, ia banyak membantu pemain lain untuk mencetak gol dan meraih hasil positif. Park merupakan pemain yang harus dijadikan contoh para pemain muda," ujar Cocu. Dalam laga tersebut Park berhasil melakukan 88% umpan akurat dari 57 kali percobaan umpan. Berkat penampilan impresifnya dalam laga tersebut Park diganjar pemain terbaik pekan ke-23
Philip Cocu: Park Ji Sung Belum Habis
BolaSkor - Senin, 10 Februari 2014
- #Eredivise
- #Pemain Asal Korea Selatan
- #Semifinal Liga Champions 2002-2003
- #FC Twente
- #Pemain Terbaik
- #Queens Park Rangers
- #Philip Cocu
- #Manchester United
- #Psv Eindhoven
- #Rood-Witten
- #Umpan Akurat
- #Park-ji Sung
- #Jeffrey Bruma
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 22 Juni 2026
Manchester United Disarankan Segera Rekrut Bintang Belanda di Piala Dunia 2026
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Eks Tangan Kanan Sir Alex Ferguson Lewati Rekor yang Bertahan 16 Tahun
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim Jadi Pelatih Baru, Manchester United Ketiban Untung
Selasa, 16 Juni 2026
Bersinar dengan Belanda di Piala Dunia 2026, Summerville Ditaksir Manchester United
Jumat, 12 Juni 2026
Menyerah Kejar Elliot Anderson, Manchester United Siap Ajukan Penawaran Resmi untuk Mateus Fernandes
Kamis, 11 Juni 2026
Profil Mateus Fernandes, Gelandang yang Jadi Rebutan Manchester United dan Real Madrid
Kamis, 11 Juni 2026
Bersaing dengan Manchester United, Manchester City Kirim Tawaran Fantastis untuk Rekrut Elliot Anderson
Rabu, 10 Juni 2026
Manchester United Konfirmasi Jadon Sancho Akan Dilepas Gratis
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026