Indonesia menurunkan duet penyerang Irfan Bachdim dan Cristian Gonzales di babak pertama. Namun keduanya masih belum mampu memberi kontribusi. Bertindak sebagai tuan rumah, Skuat Garuda tampak tertekan selama 30 menit terakhir. Namun hingga babak pertama berakhir, skor tetap imbang tanpa gol. Selepas turun minum, Alfred Riedl memasukkan Dedi Hartono untuk menanmbah variasi serangan dari lini tengah. Meski begitu, kendali permainan dipegang oleh tim tamu. Laga baru berjalan delapan menit, Yaman hampir saja membuka keunggulan melalui sepakan cungkil Al Matari. Beruntung bola hanya melambung ke atas gawang Kurnia Meiga. Skuat Garuda mendapat peluang terbaik melalui Gonzales pada menit 60. Akan tetapi, upayanya masih belum membuahkan hasil. Permainan Indonesia terlihat selalu putus begitu sampai ke area pertahanan Yaman. Sebaliknya, Yaman berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya seperti peluang yang dimiliki Al Halfi pada menit ke-81. Al Halfi mendapat ruang gerak untuk melepas tembakan dari luar kotak penalti sebelum akhirnya bola mampu dihalau Meiga. Dari situasi serangan balik, Indonesia kembali mendapat peluang terbaik melalui pemain pengganti Raphael Maitimo pada menit ke84. Namun sayang, upaya Maitimo tetap tak membuahkan hasil. Hingga laga usai, skor tanpa gol tetap tak berubah. Susunan pemain INDONESIA: Meiga, Supardi, Tony, M Roby, Hamka, Zulham (Dedi 46’), Hariono (Bustomi 62’), Firman (Nur Iskandar 62’), Hendro Siswanto (Maitimo 71’), Gonzales (Samsul 62’), Irfan. YAMAN: Waleed, Mudir, Fuad, Waheed, Ala, Ahmed, Abdulwasea, Buqshan, Mohammed, Marwan, Al-Jarshi. JANGAN LEWATKAN
Pertahanan Solid, Indonesia Imbangi Yaman Uji Coba Internasional
BolaSkor - Selasa, 09 September 2014
- #Yaman
- #Cristian Gonzales
- #Timnas Senior
- #Skuat Garuda
- #Aflred Riedl
- #Irfan Bachdim
- #Indonesia Vs Yaman
- #Indonesia
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 21 Juni 2026
Klub Super League Wajib Punya Pelatih Lokal Musim Depan
Senin, 15 Juni 2026
Curi Perhatian di Estoril, Kiandra Ramadhipa Ungkap Target di Moto3 Junior World Championship 2026
Minggu, 14 Juni 2026
Future Star Competition Jadi Wadah Pemain Muda Indonesia Kembangkan Bakat
Rabu, 10 Juni 2026
Terus Sumbang Gol untuk Timnas Indonesia, Ole Romeny Nyaman Main di SUGBK
Senin, 01 Juni 2026
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026, Kado Hari Lahir Pancasila
Senin, 20 April 2026
Pernah ke Indonesia 30 Tahun Lalu Bersama PSV, Phillip Cocu Turut Ikuti Perkembangan Timnas
Minggu, 19 April 2026
Kagum dengan Suporter di GBK, Ronaldo Nazario Ingin Datang Kembali ke Indonesia
Minggu, 19 April 2026
Irfan Bachdim Bahagia Tukar Jersey dengan Rivaldo, Mimpi Masa Kecil Jadi Kenyataan
Selasa, 31 Maret 2026
Timnas Indonesia Kalah, tetapi Bermain Lebih Baik dari Bulgaria
Selasa, 31 Maret 2026
Timnas Indonesia Dikalahkan Bulgaria di FIFA Series, Justin Hubner: Ini Baru Permulaan
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026