BolaSkor.com - Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Klub-klub Super League pun mulai melakukan penyesuaian demi menghormati para pemain yang menjalani ibadah puasa.
Menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam tentu akan berpengaruh kepada kondisi pemain. Tentu intensitas latihan tidak akan sama seperti biasanya.
Selama Ramadan, jam kick-off pun mengalami penyesuaian. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pertandingan sore hari ditiadakan selama Ramadan.
Pertandingan malam pun mengalami pergeseran jam. Biasanya kick off dimulai 19.00 WIB, selama Ramadan mundur ke 20.30 WIB. Memberikan waktu bagi pemain yang menjalankan Salat Tarawih.
Baca Juga:
Hasil Super League 2025/2026: Mauro Zijlstra Debut, Persija Menang di Kandang Bali United
Hasil Super League 2025/2026: Dewa United Bungkam PSM, Persebaya Dipermalukan Bhayangkara FC
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memastikan akan ada sedikit perbedaan dalam sesi latihan tim. Salah satunya menjalani sesi latihan di malam hari.
Selain itu, Tavares pun akan memantau asupan nutrisi para pemainnya. Utamanya saat sahur dan berbuka puasa. Dengan begitu kondisi Bruno Moreira dkk tetap prima.
"Kami perlu mempersiapkan tim untuk latihan di bulan Ramadan. Kami tahu beberapa pemain akan berpuasa. Jadi kami harus menghormati ini tentu saja," kata pelatih asal Portugal tersebut.
"Kami akan mencoba menjaga situasi ini agar tidak ada yang cedera. Karena jika tidak makan, jika tidak minum, intensitas latihan tidak bisa terlalu tinggi," sambungnya.
Persik Kediri Juga Gelar Latihan Malam Hari
Sementara itu, hal senada juga diterapkan pelatih Persik Kediri, Marcos Reina. Selama Ramadan tim berjuluk Macan Putih itu akan menjalani sesi latihan di malam hari.
"Akan menyesuaikan. Latihan dilakukan malam hari, tidak di sore hari seperti ini. Nantinya akan menyesuaikan dengan mereka yang menjalankan ibadah," ucap Marcos.
"Selain itu pertadingan juga dilaksanakan malam hari. Kami sudah beberapa kali main malam, jadi kami akan menyesuaikan juga," tambah pelatih asal Spanyol tersebut. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)