Secara keseluruhan, Bayern Muenchen sebenarnya sangat mengendalikan permainan. Terlihat dari penguasaan bola yang mencapai 69 persen berbanding 31 persen. Namun demikian, pola serangan balik yang diterapkan Real Madrid justru lebih efektif. Tampak jelas sepasang gol dari Cristiano Ronaldo menit 34 dan 89 tercipta dari serangan balik cepat. Sedangkan dua gol lainnya oleh Sergio Ramos menit 16 dan 20 dikemas melalui sepakan pojok. “Saya salah pada beberapa penerapan taktik. Ini tanggung jawab saya. Ketika Anda tida tampil dengan baik, hal ini terjadi melawan rival hebat. Saya kecewa,” tutur Guardiola dikutip Marca. “Selamat untuk Real Madird karena mereka layak berada di final, terutama setelah babak pertama (leg kedua). Sulit bagi saya dan pemain. Saya tetap bangga kepada mereka.” Berkat hasil ini, El Real berhak lolos ke partai puncak dengan unggul agregat 5-0 dan tinggal menunggu pemenang antara Atletico Madrid kontra Chelsea yang baru akan bertanding di Stadion Stamford Bridge, Kamis (1/5) dini hari WIB.
Pep Guardiola Akui Bayern Salah Strategi
BolaSkor - Rabu, 30 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
Jumat, 22 Mei 2026
Akhir Sebuah Era! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Prediksi Masa Depan Pep Guardiola jika Berpisah dengan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Jika Pep Guardiola Pergi, Man City Bisa Seperti Man United Setelah Ditinggal Sir Alex Ferguson
Rabu, 20 Mei 2026
Manchester City Imbang, Pep Guardiola Beri Ucapan Selamat kepada Arsenal
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026