Tambahan tiga angka membuat torehan angka Paris Saint-Germain kini menjadi 86. Bagi Lille, kekalahan memang tak mengubah posisi mereka di posisi kedua klasemen dengan tabungan poin 68. Namun hasil ini membuat tiket Liga Champions mereka terancam oleh Saint Etienne yang saat ini mengemas nilai 66 berkat kemenangan 3-1 atas Nantes. Lille harus bermain dengan 10 pemain setelah Marvin Martin diganjar kartu merah akibat lakukan pelanggaran keras terhadap Yohan Cabaye pada menit 37. Tuan rumah pun harus tertinggal 0-1 atas gol yang diciptakan Marquinhos di menit 41. Selepas turun minum, Lille coba meningkatkan serangan. Meski kalah dalam jumlah pemain, Los Dogues justru sanggup memegang kendali permainan. Memasuki menit 50, Gueye berpeluang menyamakan keadaan. Diawali dari pergerakan Salomon Kalou di sisi kanan, umpan silang mampu diteruskan Gueye. Sayang, sepakannya masih melambung jauh. Serangan Lille semakin sporadis ketika laga berjalan satu jam. Berturut-turut Basa mendapat tiga peluang emas melalui sundulan. Akan tetapi upaya Basa masih belum bisa mengubah keadaan. Asyik menyerang, tim tuan rumah lupa akan pertahanan. Berawal dari serangan balik, Pastore menyodorkan bola kepada Lucas Moura yang tak terkawal. Moura pun sukses menaklukkan Enyeama melalui sepakan keras mendatar menuju pojok kiri gawang. Tertinggal dua gol, Lille tetap tak patah arang. Laga memasuki menit 77, Kalou hampir saja menipiskan keadaan andai saja sundulannya tak berhasil ditepis Sirigu. Pertandingan sepertinya telah berakhir bagi tim tuan rumah setelah PSG berhasil memperlebar jarak menjadi 3-0 di menit 83 berkat gol Matuidi. Upaya keras Lille akhirnya membuahkan hasil kala Delaplace memanfaatkan sodoran Mavuba untuk dikonversikan menjadi gol jelang pertandingan bubar. Akan tetapi gol tersebut tetap tak bisa menghindarkan Lille dari kekalahan hingga laga usai. Susunan pemain Lille (4-1-2-1-2): Enyeama, Kjaer, Beria, Souare (Origi 71’), Basa, Balmont (Sidibe 83’), Gueye, Martin, Mavuba, Kalou, Roux (Delaplace 45’). PSG (4-3-3): Sirigu, Marquinhos, Alex, Camara, Digne, Cabaye (Lavezzi 42’), Verratti, Rabiot (Matuidi 71’), Lucas Moura, Pastore (Ongenda 66’), Ibrahimovic
Paris Saint-Germain Cukur LilleLiga Prancis
BolaSkor - Sabtu, 10 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Cocok Jadi Tandem Declan Rice, Arsenal Disarankan Rekrut Wonderkid Maroko
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026