Penyerang Barcelona itu mengalami cedera retak tulang punggung saat tim Samba memetik kemenangan 2-1 atas Kolombia di laga perempatfinal Piala Dunia 2014, Sabtu (5/7) dini hari WIB. Neymar terpaksa ditarik keluar lapangan pada menit ke-88 setelah sebelumnya dihantam keras dari belakang oleh Camilo Zuniga. Akibat cedera tersebut, pemain 22 tahun itu diharuskan absen selama empat hingga enam pekan. Walhasil, Neymar pun dipastikan tidak dapat memperkuat A Selecao di pertandingan tersisa di Piala Dunia, termasuk saat menantang Jerman dalam laga semifinal yang berlangsung di Estadio Mineirao, Rabu (9/7) dini hari WIB. "Kami semua sedih Neymar tidak bisa bermain, akan selalu menyenangkan ketika lawan memiliki semua pemain terbaik mereka di lapangan," ujar Schweinsteiger seperti dilansir Goal. "Kondisi ini akan membuat timnas Brasil makin menyatu dan mereka ingin memenangkan gelar untuknya," sambung gelandang Bayern Muenchen tersebut. Meski tidak akan diperkuat Neymar, namun Schweinsteiger percaya Brasil tetaplah lawan yang berbahaya. Sebab, Brasil tak hanya memiliki pemain-pemain dengan kualitas mengolah bola kelas wahid, tapi juga dibesut pelatih hebat seperti Luiz Felipe Scolari. "Mereka memiliki dua pelatih yakni Luiz Felipe Scolari dan Carlos Alberto Parreira yang telah merasakan meraih gelar juara, mereka memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dan kualitas individu pemain yang berkelas," paparnya. "Pelatih mereka memiliki banyak pengalaman dalam situasi seperti ini. Ini suatu kehormatan bisa menantang tim tuan rumah, tapi akan lebih baik untuk menghadapi Brasil di final," tutup Schweinsteiger.
Neymar Cedera, Schweinsteiger Berduka
BolaSkor - Minggu, 06 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 26 Juni 2026
Zico Peringatkan Brasil: Jepang Sudah Siap Melawan Siapa Pun
Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
PILIHAN EDITOR
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026