Napoli sebenarnya diunggulkan untuk bisa lolos ke babak berikutnya, namun Benitez sepertinya enggan memasang target tinggi saat anak-anak asuhnya kala berhadapan Athletic, tim yang finis di peringkat keempat klasemen La Liga musim lalu itu. Baginya, masih ada kompetisi lain yang secara realistis bisa diraih. “Jika Napoli tidak berhasil? Telah dikatakan ini akan jadi tragedi, namun Napoli hanya tampil beberapa kali di Liga Champions. Banyak klub kuat sama sekali tidak masuk, sebagaimana kita lihat Manchester United,” tutur Benitez dilansir Football Italia. “Dalam hal lain ada gelar Serie A Italia, Coppa Italia dan Liga Europa. Pengalaman saya adalah bermain sampai akhir, tak berpikir tentang apa yang terjadi jika kami kalah. Saya tak menyembunyikan fakta bahwa ini laga penting, namun ini bukan perjalanan terakhir dari klub.” Tambahnya. Benitez lantas menjelaskan bahwa Bilbao akan jadi lawan yang sangat sulit untuk dikalahkan. Pelatih berkebangsaan Spanyol itu bahkan sangat mengenal bagaimana karakter permainan sang calon lawan. “Athletic mengetahui bagaimana melakukan segalanya – menekan, menyerang balik, penguasaan bola. Mereka telah mengenal satu sama lain selama bertahun-tahun. Mereka bisa bertahan, mereka lakukan banyak hal. Secara taktik sangat menarik dan akan dimainkan dengan intensitas luar biasa.” Tukas Benitez. Musim lalu, Napoli harus mendapati kenyataan tak bisa lolos dari fase grup Liga Champions dan hanya mampu finis di urutan ketiga, yang membuat mereka tampil di Liga Europa. Di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut, armada Rafael Benitez hanya sampai babak 16 besar setelah disingkirkan oleh klub Portugal, FC Porto.
Napoli Anggap Liga Champions Penting, namun...
BolaSkor - Senin, 18 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Jumat, 29 Mei 2026
Didepak AC Milan, Massimiliano Allegri Mendarat di Napoli
Senin, 25 Mei 2026
Antonio Conte Beberkan Alasan Mundur dari Napoli
Kamis, 21 Mei 2026
Antonio Conte Jadi Kandidat Pengganti Allegri di AC Milan
Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Senin, 18 Mei 2026
Napoli Lolos ke Liga Champions, Rasmus Hojlund Resmi Berpisah dengan Manchester United
Minggu, 17 Mei 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AC Milan dan AS Roma Jaga Peluang Lolos Liga Champions, Juventus Melorot
Minggu, 17 Mei 2026
Hasil Serie A: AC Milan dan AS Roma Tambah Tiga Poin, Juventus Tumbang di Kandang
Selasa, 12 Mei 2026
Klasemen Terkini Serie A: Lima Tim Berebut Tiga Tiket ke Liga Champions
Selasa, 12 Mei 2026
Napoli Terancam Gagal ke Liga Champions, Antonio Conte Frustrasi
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026