Menurut Indra pembenahan mental harus dilakukan karena pemain mudah terpancing emosi. Selain itu, penyelesaian akhir masih menjadi problem di tim Garuda Jaya. Pada dua uji coba melawan Myanmar, produktivitas gol mereka belum memenuhi harapan. "Bagaimana pemain bisa mengelola saat mereka dihadapkan pada lawan yang memancing emosi. Begitu pula penyelesaian akhir masih menjadi persoalan," kata Indra. "Melalui pelatnas, perbaikan itu dilakukan. Selanjutnya perbaikan selama latihan apakah bisa diimplementasikan dalam uji coba," lanjutnya. Indra menjelaskan timnas U-19 mendapat banyak pelajaran dan hikmah dari uji coba melawan Myanmar. Bahkan setelah mengalami kekalahan dari Myanmar, pemain justru kian termotivasi meraih kemenangan saat beruji coba melawan Yaman. "Motivasi dan semangat mereka justru kian tinggi. Mereka sudah tak sabar menunjukkan bahwa tim sudah banyak perubahan menjadi lebih baik," tandas Indra. Sebagai persiapan menuju Piala Asia U-19, Indra berharap timnas U-19 lebih banyak melakukan uji coba melawan tim-tim yang lolos ke putaran final. Dengan demikian, timnas U-19 makin terbiasa menghadapi lawan-lawan yang mungkin dihadapinya di Myanmar. Oleh: Putra Kartika (koresponden BolaSkor.com Jateng & DIY)
Misi Timnas U-19 Uji Coba Lawan Yaman U-19
BolaSkor - Jumat, 23 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 16 Desember 2025
Timnas Indonesia U-22 Tak Penuhi Target, PSSI Pecat Indra Sjafri
Selasa, 16 Desember 2025
Klub Liga 4 Asal NTT, Bajak Laut FC Incar Evan Dimas
Senin, 15 Desember 2025
Harapan Evan Dimas Usai Digelarnya Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo
Minggu, 14 Desember 2025
Indra Sjafri Menjawab Isu Keretakan di Ruang Ganti Timnas Indonesia U-22
Minggu, 14 Desember 2025
Bung Towel Sebut Zainudin Amali Bertanggung Jawab atas Gugurnya Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Minggu, 14 Desember 2025
SEA Games 2025: Terkait Keributan pada Laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar, Indra Sjafri Beri Penjelasan
Sabtu, 13 Desember 2025
Evan Dimas Hadir, Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo Disambut Antusiasme Tinggi
Sabtu, 13 Desember 2025
Semangat Evan Dimas di Festival Sepak Bola Rakyat
Selasa, 09 Desember 2025
SEA Games 2025: Lolos atau Tidak ke Semifinal, Fokus Timnas Indonesia U-22 Hanya Kalahkan Myanmar
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026