Memasuki babak kedua, Iran dan Nigeria tetap tak menurunkan tempo permainannya. Reza Ghoochannejhad membuka peluang lebih dulu bagi Iran menit 50, namun belum bisa mencetak gol perdana bagi Iran. Pun dengan sepakan kapten kesebelasan Javad Nekounam semenit berselang, juga masih mampu diredam barisan belakang Nigeria. Pelatih Nigeria, Stephen Keshi memasukan penyerang senior, Shola Ameobi, menggantikan Victor Moses di menit 52. Ameobi yang lebih memiliki pengalaman dimasukan untuk menambah daya gedor pasukan Elang Super. Iran yang lebih banyak bertahan mampu meredam barisan penyerang Nigeria lewat koordinasi solid di lini belakang. Sebaliknya, Nigeria yang mampu mendominasi penguasaan bola, justru memiliki masalah dalam penyelesaian akhir, sehingga kesulitan mencetak gol. Jual beli serangan berlanjut, Emmanuel Emenike menciptakan peluang bagi Nigeria menit 58. Namun sepakannya masih melenceng di sisi kanan gawang Reza Haghighi. Pun dengan Iran yang menciptakan dua peluang lewat Ehsan Hajsafi dan Reza Ghoochannejhad masing-masing menit 61 dan 63, juga masih belum menemui sasaran. Shola Ameobi kembali mengancam gawang Alireza Haghighi tepat di menit 70. Memanfaatkan umpan silang wing-back Juwon Oshaniwa, tandukan Ameobi masih tipis di sisi kiri gawang Haghighi. Peter Odemwingie yang masuk menggantikan Ramon Azeez mendapatkan peluang bagi Nigeria di menit 83, sayang sepakannya masih melebar. Terlebih itu, wasit juga menganggap Odemwingie lebih dulu melakukan hands ball. Bek Iran Mehrdad Pooladi, melakukan penyelamatan gemilang untuk mematahkan peluang Nigeria di menit 89. Pooladi mematahkan umpan silang Juwon Oshaniwa yang ditunjukan pada Shola Ameobi yang sudah siap berdiri di depan gawang Iran. Hingga laga berakhir, Iran dan Nigeria harus rela bermain imbang tanpa gol. Hasil ini merupakan hasil imbang pertama di Piala Dunia 2014. Iran dan Nigeria berbagi angka di tabel klasemen Grup F di posisi kedua di bawah Argentina. Susunan Pemain: Iran (4-2-3-1): 12. Alireza Haghighi (Gk); 15. Pejman Montazeri, 4. Jalal Hosseini, 5. Amirhossein Sadeghi, 23. Mehrdad Pooladi; 6. Javad Nekounam (C), 14. Andranik Teymourian; 2. Khosro Heydari (Masoud Shojaei'89), 21. Ashkan Dejagah (Alireza Jahanbaksh'78), 3. Ehsan Hajsafi; 16. Reza Ghoochannejhad. Pelatih: Carlos Queiroz (Portugal) Nigeria (4-3-3): 1. Vincent Enyeama (Gk) (C); 5. Efe Ambrose, 13. Juwon Oshaniwa, 14. Godfrey Oboabona (Joseph Yobo'29), 22. Kenneth Omeruo; 15. Ramon Azeez (Peter Odemwingie'69), 10. John Obi Mikel, 17. Ogenyi Onazi; 7. Ahmed Musa, 9. Emmanuel Emenike, 11. Victor Moses (Shola Ameobi'52). Pelatih: Stephen Keshi (Nigeria)
Militansi Iran Tahan Kecepatan NigeriaGrup F
BolaSkor - Senin, 16 Juni 2014
- #Carlos Queiroz
- #Ehsan Hajsafi
- #Reza Ghoochannejhad
- #Arena Da Baixada
- #Piala Dunia 2014
- #Victor Moses
- #Emmanuel Emenike
- #Shola Ameobi
- #Mehrdad Pooladi
- #Vincent Enyeama
- #Grup F
- #Stephen Keshi
- #Alireza Haghighi
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Imbang Tanpa Gol Lawan Inggris, Pelatih Ghana Tuding Wasit VAR Ngopi
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Eks Tangan Kanan Sir Alex Ferguson Lewati Rekor yang Bertahan 16 Tahun
Kamis, 11 Juni 2026
5 Pelatih Tertua di Piala Dunia 2026
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026