Piala Dunia 2026

5 Pelatih Tertua di Piala Dunia 2026

Para pelatih senior masih beradu taktik di Piala Dunia 2026. Bahkan, rekor pelatih tertua sepanjang sejarah Piala Dunia terlewati pada tahun ini.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Kamis, 11 Juni 2026
5 Pelatih Tertua di Piala Dunia 2026
Dick Advocaat, pelatih tertua di Piala Dunia 2026. (FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 bukan cuma jadi ajang adu kehebatan para pemain kelas wahid, mulai dari Kylian Mbappe, Erling Haaland, Cristiano Ronaldo, hingga Lionel Messi.

Racikan strategi dari 48 pelatih juga menjadi penentu siapa tim yang akan menjadi juara pada Piala Dunia edisi ke-23 ini.

Menariknya, masih ada pelatih-pelatih senior yang sudah berkepala tujuh atau usia 70-an, ikut beradu taktik dengan nama-nama muda macam Julian Nagelsmann (38 tahun, Jerman), Emerse Fae (42 tahun, Pantai Gading), hingga Pape Thiaw (45 tahun, Senegal).

Baca Juga:

5 Kandidat Top Skorer Piala Dunia 2026

5 Pemain Tak Terduga yang Dapat Menjadi Bintang di Piala Dunia 2026

7 Pasang Kakak Beradik Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Empat Bela Tim Berbeda

Usia seolah bukan halangan dan sekadar angka bagi mereka. Siapa saja lima pelatih yang tercatat sebagai pelatih tertua di Piala Dunia 2026. Berikut ini ulasannya.

1. DIck Advocaat - 78 Tahun (Curacao)

Dick Advocaat. (FIFA)

Dick Advocaat menjadi pelatih tertua yang mentas di Piala Dunia 2026. Pelatih Timnas Curacao itu lahir pada 27 September 1947, atau berusia 78 tahun 8 bulan 15 hari, saat tulisan ini dibuat pada 11 Juni 2026.

Dick Advocaat melewati rekor Otto Rehhagel yang berusia 71 tahun ketika memimpin Timnas Yunani di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Dick Advocaat merupakan pelatih berpengalaman asal Belanda.

Sebelum menukangi Curacao, Dick Advocaat pernah membesut Timnas Belanda, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Belgia, Rusia, dan Irak. Di level klub, pelatih kelahiran Den Haag itu melatih PSV Eindhoven, Rangers, Borussia Gladbach, Zenit St Petersburg, AZ Alkmaar, FC Utrecht, Sunderland.

2. Miroslav Koubek - 74 Tahun (Republik Ceko)

Miroslav Koubek. (FIFA)

Di belakang Dick Advocaat ada pelatih Republik Ceko, Miroslav Koubek. Pada hari ini, Koubek yang lahir pada 1 September 1951 tepat beruia 74 tahun 9 bulan 10 hari.

Karier Miroslav Koubek diawali pada 1 Juli 1983 ketika menukangi Poldi Kladno. Ia juga pernah melatih tim-tim besar Ceko, yakni Sparta Praha dan Viktoria Plzen.

Miroslav Koubek ditunjuk sebagai pelatih Republik Ceko pada akhir tahun lalu, tepatnya mulai 19 Desember 2025. Koubek juga sempat jadi asisten Karel Jarolim di Timnas Ceko pada Agustus 2016-September 2018.

3. Hugo Broos - 74 Tahun (Afrika Selatan)

Hugo Broos. (FIFA)

Di urutan ketiga ada Hugo Broos yang lahir pada 10 April 1952. Pada 11 Juni 2026, usianya adalah 74 tahun 2 bulan 1 hari.

Pada Piala Dunia 2026, Hugo Broos berada di balik kemudi tim yang akan tampil di laga pembuka, Afrika Selatan (Afsel). Juru taktik asal Belgia menukangi Bafana Bafana sejak 5 Mei 2021.

Karier kepelatihan Hugo Broos cukup cemerlang. Ia pernah membawa Kamerun menjadi juara Piala Afrika 2017.

4. Carlos Queiroz - 73 Tahun (Ghana)

Carlos Queiroz. (FIFA)

Carlos Queiroz cukup dikenal sebagai satu di antara asisten kepercayaan Sir Alex Ferguson di Manchester United pada 2002-2003 dan 2004-2008. Queiroz juga pernah menukangi Timnas Portugal dari kelompok U-16, U-18, U-20, hingga senior.

Pengalaman Queiroz tak cuma di Eropa, karena dia pernah melatih Nagoya Grampus (Jepang), Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Afrika Selatan, Iran, Kolombia, Mesir, Qatar, dan Oman.

Berbekal pengalaman panjangnya itu Queiroz akan berusaha membawa Ghana sejauh mungkin di Piala Dunia 2026. Tepat pada hari ini, Queiroz berusia 73 tahun 3 bulan 10 hari (lahir pada 1 Maret 1953).

5. Marcelo Bielsa - 70 Tahun (Uruguay)

Marcelo Bielsa. (FIFA)

Pelatih Timnas Uruguay, Marcelo Bielsa, menjadi nama terakhir di daftar ini. Sekaligus orang terakhir di generasi usia 70-an pada Piala Dunia 2026.

Bielsa pada 11 Juni 2026 ini berusia 70 tahun 10 bulan 21 hari (lahir pada 21 Juli 1955). Bielsa dikenal sebagai pelatih 'gila' yang mengutamakan sepak bola menyerang dengan intensitas ekstrem.

Bahkan, Bielsa dipandang sebagai guru atau inspirasi bagi pelatih-pelatih hebat seperti Pep Guardiola, Mauricio Pochettino, dan Diego Simeone.

Piala Dunia Piala Dunia 2026 Trivia Sepak Bola Trivia Piala Dunia Dick Advocaat Carlos Queiroz Marcelo Bielsa

Rizqi Ariandi

Meniti karier sebagai jurnalis dengan magang di Jawa Pos Koran pada 2016 setelah berkuliah di Insitut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Setelah itu, bergabung dengan Jacatra, lalu Bolalob, dan sejak Oktober 2021 sampai sekarang menulis untuk desk sepak bola nasional BolaSkor.com. Selain Liga Indonesia dan berbagai kegiatan PSSI, penulis juga pernah meliput Asian Games 2018, Piala AFF, SEA Games 2023, Piala Dunia U-17 2023, Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia Futsal 2026
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Spanyol
Jangan Harap Timnas Inggris Bermain Seperti Spanyol
Anthony Gordon menilai Timnas Inggris tak bisa meniru gaya bermain Spanyol. Ia meminta The Three Lions bangga dengan identitas sepak bola mereka sendiri.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Jangan Harap Timnas Inggris Bermain Seperti Spanyol
Piala Dunia
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Virgil van Dijk membantah tudingan dirinya memengaruhi taktik lima bek Belanda di Piala Dunia 2026 dan menyebut isu tersebut sebagai omong kosong.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Italia
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Luca Toni menilai Italia harus memulai dari nol setelah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia dan mendukung Roberto Mancini memimpin perubahan.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Spanyol
Juara Euro dan Piala Dunia, Luis de la Fuente Memburu Rekor Baru dengan Timnas Spanyol
Luis de la Fuente memperpanjang kontrak dengan Spanyol hingga 2032. Usai juara Euro dan Piala Dunia, ia memburu rekor baru bersama La Furia Roja.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Juara Euro dan Piala Dunia, Luis de la Fuente Memburu Rekor Baru dengan Timnas Spanyol
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Bagikan