Football

Sport

Feature

Result

Show

Piala Dunia Internasional Berita

Mengenal Michel Nkuka Mboladinga, Fans Republik Demokratik Kongo yang 'Mematung' Sepanjang Laga

Arief Hadi - Selasa, 23 Juni 2026

BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 selalu menghadirkan cerita unik, tidak hanya dari aksi magis di dalam lapangan tetapi juga dari riuhnya tribun penonton. Salah satu pemandangan paling menarik tersaji di tengah perjuangan tim nasional Republik Demokratik Kongo.

Di tengah ribuan suporter yang menari dan bernyanyi, ada satu sosok yang dipastikan bakal mencuri perhatian. Pria itu adalah Michel Nkuka Mboladinga, seorang fans fanatik RD Kongo yang dijuluki sebagai 'patung hidup'.

Pria berusia 49 tahun yang akrab disapa "Lumumba Vea" ini memiliki ritual unik saat mendukung negaranya di stadion.

Baca Juga:

Alasan Donald Trump Tak Terlihat Menonton Langsung Laga-laga Piala Dunia 2026

Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026

Resep Kebahagiaan Curacao di Piala Dunia 2026, WAGs Diizinkan Menginap

Mengenakan setelan jas dengan warna kebesaran negaranya, ia selalu berdiri tegak tanpa bergerak sedikit pun di atas sebuah tumpuan sepanjang laga.

Alasan di Balik Aksi Diam Membatu

Fans Republik Demokratik Kongo, Michel Nkuka Mboladinga (Foto: Olympics)

Bukan tanpa alasan Lumumba Vea melakukan aksi ekstrem tersebut demi mendukung negaranya. Ia percaya bahwa keteguhannya berdiri mematung bisa menyalurkan energi positif dan kekuatan mental kepada para pemain di lapangan.

"Saya berdiri tidak bergerak karena saya yakin hal itu memberikan ketahanan emosional bagi tim," ujar Mboladinga saat diwawancarai oleh Wall Street Journal.

"Sama seperti Lumumba yang mengorbankan hidupnya untuk negara kami, pengorbanan saya ini adalah harga kecil yang harus dibayar karena betapa dalamnya saya peduli pada tim ini."

Aksi berdiri membatu dengan satu tangan terangkat ini ternyata merupakan bentuk penghormatan tinggi untuk Patrice Lumumba. Beliau adalah Perdana Menteri pertama RD Kongo yang tewas dibunuh dalam peristiwa pembunuhan politik pada 1961 silam.

"Dialah yang memberi kami kebebasan untuk mengekspresikan diri," kata Mboladinga kepada Associated Press.

"Dia mengorbankan hidupnya untuk kami, memberi kami kemerdekaan. Jadi dia adalah pahlawan bagi kami, Lumumba adalah semangat bagi kami, dia adalah panutan bagi kami."

Aksi ikonik Lumumba Vea ini mulai menjadi buah bibir dan viral di jagat maya sejak gelaran Piala Afrika 2025 lalu.

Kehadirannya yang kontras di tengah kerumunan suporter yang berjingkrak langsung membuatnya menjadi simbol tersendiri bagi fans Les Leopards.

Kehadiran sang 'patung hidup' tentu diharapkan menjadi jimat keberuntungan bagi RD Kongo yang baru mencicipi Piala Dunia kedua mereka sejak tahun 1974.

Usai menahan imbang Portugal 1-1, Kongo akan melawan Kolombia pada laga dua grup K Piala Dunia 2026 di Estadio Guadalajara, Rabu (24/06) pukul 09.00 pagi WIB.

Baca Artikel Asli