Menghadapi Belgia di babak 16 besar yang berlangsung Arena Fonte Nova, Rabu (2/7) dini hari WIB, Howard masih menjadi andalan di bawah mistar gawang. Kiper Everton itu pun kembali memperlihatkan tajinya. Seperti dilansir Whoscored, 17 lesatan on target yang dilepaskan pemain-pemain Belgia berhasil digagalkan oleh Howard. Beberapa kans bagus de Rode Duivels yang mampu dihalau oleh Howard adalah sepakan Divock Origi di menit pertama dan 71, tendangan Kevin De Bruyne pada menit ke-45, lesatan Dries Mertens menit ke-47, sepakan Eden Hazard menit ke-79 serta tendangan Vincent Kompany menit ke-90. Hingga laga usai skor sama kuat 0-0 tetap bertahan. Alhasil, penentuan pemenang pertandingan harus dilanjutkan hingga babak perpanjangan waktu. Di masa ekstra time, ketangguhan Tim Howard akhirnya runtuh. Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku berhasil menjaringkan bola pada menit ke-93 serta 105 lewat sepakan. Sedangkan Amerika Serikat hanya mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-107 berkat tendangan voli Julian Green. Sampai pertandingan berakhir, Belgia berhasil menang 2-1 sekaligus mengamankan satu tempat di babak perempatfinal Piala Dunia 2014. Belgia akan menghadapi Argentina yang sebelumnya susah payah mengalahkan Aljazair dengan skor 1-0. Rencananya, partai tersebut akan dihelat di Estadio Nacional Mana Garrincha, 5 Juli mendatang. Kendati gagal mengantarkan Amerika Serikat lolos ke fase selanjutnya, namun Tim Howard berhak meraih penghargaan pemain terbaik di laga tersebut. Bahkan, Whoscored memberi ponten 10 untuk penjaga gawang 35 tahun itu. Bagi Howard, ini adalah untuk kedua kalinya dianugerahi penghargaan man of the match. Sebelumnya, dia mendapatkan trofi serupa saat Amerika Serikat bermain imbang 2-2 kontra Portugal di laga Grup G.
Man of the Match Belgia vs Amerika Serikat: Tim Howard
BolaSkor - Selasa, 01 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Alasan Donald Trump Tak Terlihat Menonton Langsung Laga-laga Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Daftar 3 Tim yang Memastikan Diri Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Jerman Terbaru
Sabtu, 20 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup C-D Piala Dunia 2026: Brasil Ditempel Maroko dan Skotlandia, Amerika Serikat Segel Urutan Pertama
Sabtu, 20 Juni 2026
Juara Piala Dunia 2026 Bukan Lagi Sekadar Impian untuk Timnas Amerika Serikat
Sabtu, 20 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Tekuk Skotlandia, Amerika Serikat Lolos ke Fase Gugur
Jumat, 19 Juni 2026
Superkomputer Ungkap Prediksi Skor Amerika Serikat vs Australia: The Yanks Akan Kembali Memasak
Jumat, 19 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Amerika Serikat vs Australia: Berebut Puncak Grup D
Minggu, 14 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat dan Australia Memimpin
Minggu, 14 Juni 2026
Bantai Paraguay 4-1, Bukti Keseriusan Timnas Amerika Serikat untuk Sukses di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Balogun Brace, Amerika Serikat Libas Paraguay 4-1
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026