Partai final Piala Dunia 2014 di Brasil mempertemukan perwakilan Benua Amerika Selatan melawan Eropa. Argentina bersua Jerman pada partai pamungkas yang dihelat di Estadio do Maracana, Rio de Janiero, Senin (14/7) dini hari WIB. Argentina melangkah ke babak final setelah menumbangkan Belanda pada babak semifinal. Bermain imbang tanpa gol hingga dua kali babak tambahan, Albiceleste menang adu penalti dengan skor 4-2. Sementara, Jerman menggilas tuan rumah Brasil 7-1. Kapten Lionel Messi hingga saat ini menjadi kunci permainan dan keberhasilan Argentina. Pemain berjuluk La Pulga itu duduk di posisi ketiga daftar top skor sementara dengan torehan empat gol. "Argentina tak hanya Messi semata. Adalah kesalahan besar jika Anda berpikir seperti ini. Mereka juga punya beberapa pemain hebat seperti Gonzalo Higuain, Angel Di Maria, dan Serhio Aguero," ungkap Loew seperti dinukil situs resmi FIFA. "Saya rasa final nanti bakal menakjubkan. Kami tahu seberapa kuat mereka dan kami yakin akan memenangkannya. Kami sama sekali tak punya rasa takut," ia menambahkan. Ini menandai pertemuan ketiga kedua tim di final Piala Dunia. Argentina menang pada tahun 1986, sementara Jerman pada 1990. Berkaca dari siklus 24 tahun Piala Dunia, dimana sebuah tim yang meraih juara akan kembali juara setelah 24 tahun, seharusnya tahun ini menjadi milik Jerman. "Ini adalah duel dua tim yang memiliki sejarah pertemuan di masa lalu. Argentina tampil cemerlang sepanjang turnamen ini. Kami tahu bahwa kami bisa mencetak sejarah karena tak ada tim Eropa yang pernah menang di Amerika Selatan," ia memungkasi.
Loew: Argentina Bukan Messi Semata! Jelang Final Piala Dunia 2014
BolaSkor - Minggu, 13 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
4 Tim dengan Pertahanan Terbaik di Fase Grup Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup I-J Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Tak Terbendung
Selasa, 23 Juni 2026
Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Terkini Argentina, Prancis, dan Norwegia
Selasa, 23 Juni 2026
Schlotterbeck Absen di Sisa Turnamen, Jerman Tetap Percaya Diri
Selasa, 23 Juni 2026
Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi
Selasa, 23 Juni 2026
Sederet Rekor yang Diukir Lionel Messi usai Argentina Tumbangkan Austria
Selasa, 23 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Argentina Taklukkan Austria 2-0, Lionel Messi Pecahkan Rekor
Senin, 22 Juni 2026
Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026