Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Liverpool Harus Segera Menentukan Nasib Masa Depan Arne Slot

Arief Hadi - Kamis, 05 Maret 2026

BolaSkor.com - Inkonsistensi Liverpool di musim kedua Arne Slot melatih berlanjut seiring kekalahan kesembilan di Premier League 2025/2026.

Bermain melawan tim dasar klasemen, Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, The Reds kalah 1-2 melalui gol Rodrigo Gomes dan Andre yang dibalas Mohamed Salah.

Kekalahan itu urung membawa Liverpool kembali ke empat besar atau zona Liga Champions. Liverpool juga masih bersaing merebutkan trofi di Piala FA dan Liga Champions.

Baca Juga:

Pasca Arsenal, Liverpool Menjadi 'Korban' Tim Dasar Klasemen Premier League

Klasemen Terbaru Premier League setelah Liverpool Kalah: Peluang Chelsea Salip The Reds

Hasil Pertandingan: Liverpool Kalah, Inter Milan Imbang, Barcelona Tersingkir di Semifinal Copa del Rey

Sorotan pun masih terarah kepada sosok pelatih asal Belanda, Arne Slot, meski di musim debutnya membawa Liverpool juara Premier League.

Tentukan Nasib Masa Depan Arne Slot

Arne
Arne Slot (Foto: Laman Resmi UEFA)

Dengan belanja pemain mencapai 440 juta poundsterling pada musim panas 2025, performa dan posisi Liverpool saat ini tak sesuai ekspektasi.

Suara isu pemecatan Arne Slot pun muncul di media sosial, tidak terkecuali dari pandit sepak bola, Gabriel Agbonlahor. Menurutnya, Liverpool harus cepat mengambil keputusan soal masa depannya.

"Maaf, dia (Slot) tidak memiliki karakter yang dibutuhkan. Dia tidak memiliki jiwa, semangat kekeluargaan yang dibutuhkan Liverpool," papar Agbonlahor kepada TalkSport.

"Saya tahu ini tugas besar untuk menggantikan Jurgen Klopp, saya sepenuhnya mengerti itu, tetapi dia belum memahami semangat Liverpool Football Club."

Namun di satu sisi berbeda, FSG selaku pemilik Liverpool belum memutuskan masa depan Slot, yang punya kontrak hingga 2027, saat ini.

"Arne Slot merasakan tekanan. Dia tahu dia membutuhkan kesempatan bermain di Liga Champions. Tetapi Liverpool tidak ingin memecatnya, apakah mereka tidak punya pilihan lain selain melakukannya adalah masalah lain," urai koresponden Graeme Bailey.

Baca Artikel Asli