Kemenangan ini sementara menjauhkan Juventus dari pesaing terdekat AS Roma. Tim Kuda Zebra kokoh di puncak klasemen mengumpulkan poin 63 – selisih 12 angka dari Tim Serigala Ibukota. Sementara itu, Chievo semakin terjerembab ke peringkat 19 dengan koleksi angka 18. Sebuah hasil spesial, lantaran ini adalah laga ke-100 Antonio Conte bersama Juventus. Juventus tancapkan dominasinya atas Chievo Verona di babak pertama. Unggul dalam penguasaan bola, Juve sanggup unggul dua gol terlebih dahulu berkat gol Asamoah dan Marchisio. Di babak kedua, pelatih Chievo, Corini, menurunkan opsi lain di barisan penyerangan dengan menurunkan Pellissier untuk Stoain. Enam menit laga berjalan, hal yang paling ditakutkan Antonio Conte akhirnya terjadi. Kepanikan menerpa lini belakang Juve saat pasukan Corini mampu keluar dari tekanan. Tepat di menit 61, Gialloblu bisa mempertipis ketertinggalan berkat gol bunuh diri Martin Caceres. Pemain berkebangsaan Uruguay itu coba menebas bola liar namun malah membentur Lichtsteiner dan bola masuk ke dalam gawang sendiri. Tim tuan rumah sedikit bernafas lega, kala Fernando Llorente berhasil menjauhi perolehan skor jadi 3-1. Umpan sepak pojok Andrea Pirlo dengan sempurna disambut oleh sundulan kepala Llorente. Bianconera meraih kesempatan terakhir untuk menambah keunggulan. Namun sayang sepakan datar Marchisio masih bisa dihalau Agazzi. Hingga laga usai, skor 3-1 untuk kemenangan tim tuan rumah tetap tak berubah. Susunan pemain Juventus (3-5-2): Buffon; Caceres, Bonucci, Ogbonna; Lichtsteiner, Vidal (Padoin 85'), Pirlo, Marchisio, Asamoah; Llorente (Osvaldo 71’), Giovinco (Tevez 72’) Chievo (3-5-2): Agazzi; Frey, Canini, Bernardini; Sardo, Guana, Radovanovic, Hetemaj, Drame (Rubin 64’); Stoian (Pellissier 45’), Thereau
Laga ke-100, Antonio Conte Antar Juventus Tekuk Chievo
BolaSkor - Minggu, 16 Februari 2014
- #Caceres Bunuh Diri
- #Martin Caceres
- #Juventus 3-1 Chievo Verona
- #Eugenio Corini
- #Claudio Marchisio
- #Kwadwo Asamoah
- #Fernando Llorente
- #Antonio Conte
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Selasa, 26 Mei 2026
Palu Sudah Diketuk, AC Milan Tidak Akan Menunjuk Antonio Conte Menjadi Pelatih
Senin, 25 Mei 2026
Antonio Conte Beberkan Alasan Mundur dari Napoli
Kamis, 21 Mei 2026
Antonio Conte Jadi Kandidat Pengganti Allegri di AC Milan
Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Selasa, 12 Mei 2026
Napoli Terancam Gagal ke Liga Champions, Antonio Conte Frustrasi
Rabu, 08 April 2026
Jika Dilatih Antonio Conte, Italia Bisa Kembali Bermain di Piala Dunia
Selasa, 07 April 2026
Antonio Conte Blak-blakan Tawarkan Diri Jadi Pelatih Baru Italia
Selasa, 07 April 2026
Kalahkan AC Milan, Napoli Kembali Semangat Pertahankan Scudetto
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026