Menurut pandangan Kroos dan Alaba, pelatih asal Spanyol tersebut memiliki metode khusus yang bisa meningkatkan kemampuan tim lebih dari yang dilakukan Juup Heynckes di musim lalu. Guardiola bahkan mampu menciptakan kualitas tim yang setara dengan apa yang dilakukan Heynckes. "Saya telah mendapatkan tambahan kepercayaan diri untuk lebih bisa menguasai bola dalam permainan. Saya akan melakukan apapun sesuai dengan tuntutan pelatih, saya bisa berperan sebagai bek sayap dan saya juga bisa mengisi posisi di tengah lapangan," ujar David Alaba, dilansir UEFA. Guardiola memang datang ke Allianz Arena dengan beban yang cukup berat untuk mempertahankan apa yang telah dicapai Heynckes di musim lalu. Hingga saat ini di tangan Guardiola, The Bavarians sudah merebut dua trofi bergengsi yaitu, Piala Dunia Antarklub 2014 dan gelar juara Bundesliga 2013/2014. Dua trofi yang sudah diraih Guardiola masih bisa bertambah, Bayern bakal menghadapi rival utamanya Borussia Dortmund di partai puncak DFB-Pokal. Selain itu Die Roten juga sudah mencapai fase semifinal Liga Champions. Meski harus berhadapan dengan Real Madrid, kans Bastian Schwensteiger untuk menginjak partai puncak tetap terbuka lebar. Hal ini yang dipandang oleh Kroos dan Alaba mampu memotivasi mereka dan tim untuk bisa mempertahankan prestasi yang telah dicapai musim lalu. Bukan tak mungkin Bayern akan menjadi tim pertama yang bisa mempertahankan gelar treble winner musim ini. "Guardiola memiliki ide yang sangat berbeda dari pelatih lainnya, sentuhannya bisa membuat para pemain berperan fleksibel. Jika kami kehilangan bola kami harus bisa mengambilnya dalam waktu tiga sampai lima detik, kami sangat menikmatinya", imbuh Kroos.
Kroos dan Alaba: Kami Berkembang Pesat di Tangan Guardiola
BolaSkor - Senin, 21 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
Jumat, 22 Mei 2026
Akhir Sebuah Era! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Prediksi Masa Depan Pep Guardiola jika Berpisah dengan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Jika Pep Guardiola Pergi, Man City Bisa Seperti Man United Setelah Ditinggal Sir Alex Ferguson
Rabu, 20 Mei 2026
Manchester City Imbang, Pep Guardiola Beri Ucapan Selamat kepada Arsenal
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026