Pernyataan sinis mantan pemain berusia 42 tahun tersebut memang cukup beralasan, karena saat ini kualitas United mampu diimbangi oleh tim sekelas Olympiakos. Bukan cuma United yang menjadi sorotan Keane, tapi juga kualitas tim Inggris lainnya seperti Manchester City dan Arsenal yang juga tersungkur di leg pertama 16 besar Liga Champions. Saking kecewanya, Keane bahkan sempat masuk ke ruang ganti para pemain United, saat menghadapi Olympiakos di babak 16 besar Liga Champions untuk memberikan semangat kepada para juniornya tersebut. Menurut Keane, Liga Inggris bukanlah liga terbaik di dunia. Dengan sinis ia menyebut bahwa Liga Inggris hanyalah merk terbaik di dunia dan bukan terletak pada kualitas kompetisinya. "Orang-orang seperti telah dicuci otak dan berpandangan bahwa Liga Inggris adalah kompetisi terbaik di dunia. Liga Inggris bukanlah liga terbaik di dunia, itu hanyalah sebuah label terbaik di dunia. Nyatanya, malam ini kami telah kalah oleh tim yang levelnya berada di bawah tim yang dikatakan terbaik di Eropa," ujar Keane. Selain menyoroti Liga Inggris, mantan kapten Setan Merah itu juga menyebutkan bahwa David Moyes harus kembali membangun United dari awal. United juga butuh paling tidak 6 orang pemain dengan level top dunia jika ingin menjadi salah satu kekuatan terbaik di Eropa. "Moyes tentu akan terkejut jika mengharapkan pada skuat yang sudah ada saat ini. Betapa para pemain tak menunjukan kualitas kerjasama di lapangan. Mereka seakan tak memiliki mental bertanding yang baik. Moyes telah keluar dari jalur yang selama ini telah dibangun dengan baik", tegas Keane.
Kritik Keras Roy Keane Buat Liga Inggris dan David Moyes
BolaSkor - Selasa, 25 Februari 2014
- #Mantan Kapten Manchester United
- #Arsenal
- #Manchester City
- #Olympiakos
- #Setan Merah
- #Liga Inggris
- #Legenda Manchester United
- #David Moyes
- #Babak 16 Besar Liga Champions
- #Roy Keane
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Cocok Jadi Tandem Declan Rice, Arsenal Disarankan Rekrut Wonderkid Maroko
Senin, 22 Juni 2026
Terinspirasi Arsenal, Inggris Diharapkan Dapat Mengakhiri Penantian Titel Piala Dunia
Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Kamis, 11 Juni 2026
Bersaing dengan Manchester United, Manchester City Kirim Tawaran Fantastis untuk Rekrut Elliot Anderson
Minggu, 07 Juni 2026
Khaldoon Al Mubarak Siap Buka Suara soal Kasus Keuangan Manchester City
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Jumat, 05 Juni 2026
Bukan AC Milan, Sandro Tonali Jadi Incaran Manchester City
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026