Timnas Inggris menggelar laga uji coba melawan Timnas Denmark yang berlangsung di markas kebesarannya, Stadion Wembley, London, Kamis (6/3) dini hari WIB. Kedua tim tercatat sudah lima kali bersua di Wembley. Pasukan Tiga Singa sukses mempecundangi Denmark empat kali di markas kebanggaannya ini. Pelatih Inggris, Roy Hodgson, mencoba skema baru di partai ini, yakni formasi 4-3-3. Trio Daniel Sturridge, Wayne Rooney, dan Raheem Sterling diandalkan di lini depan. Sementara, Tim Dinamit Merah turun dengan formasi 4-5-1 dan mengandalkan Nicklas Bendtner sendiri di lini serang. Dominasi permainan dipegang Inggris pada babak pertama. Steven Gerrard dan kawan-kawan memiliki 57 persen penguasaan bola. Pergerakan Sturridge dan Sterling yang kerap melebar ke sisi sayap menjadi andalan The Three Lions dalam membongkar pertahanan Denmark. Wayne Rooney membuang kesempatan emas mencetak gol bagi Inggris di menit ke-20. Menerima umpan terobosan Sterling dari sisi kiri pertahanan Denmark, sontekan pemain Manchester United itu masih menyamping di sisi kanan gawang Kasper Schmeichel. Dua menit kemudian, Inggris kembali mengancam gawang Denmark. Umpan lambung Gerrard ditahan dada oleh Gary Cahill dan diteruskan dengan tembakan voli dari luar kotak penalti. Namun, arah tembakan bek Chelsea itu masih sedikit tinggi di atas mistar gawang Denmark. Rooney mencoba peruntungannya melalui tembakan jarak jauh dengan kaki kanan pada menit ke-39. Namun, tembakan Roo masih melayang di atas mistar gawang. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai. Susunan Pemain: Inggris: Hart; Johnson, Cahill, Smalling, Cole; Henderson, Gerrard, Wilshere, Sterling; Rooney, Sturridge. Denmark: Schmeichel; Sloth, Agger, Kjaer, Peter Ankersen; Kvist Jorgensen, Jacobsen, Poulsen, Krohn-Delhi, Larsen; Bendtner.
Koordinasi Buruk, Inggris Ditahan Imbang DenmarkBabak I Uji Coba Internasional
BolaSkor - Rabu, 05 Maret 2014
- #Inggris Ditahan Imbang Denmark Sementara
- #Wayne Rooney
- #Denmark
- #Stadion Wembley
- #Piala Dunia 2014
- #Inggris
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Profil dan Statistik 4 Kiper Utama di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
3 Laga Bersejarah Semifinal Inggris di Piala Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Senin, 13 Juli 2026
Thomas Tuchel Andalkan Jude Bellingham dan Harry Kane untuk Singkirkan Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Senin, 13 Juli 2026
Argentina Wajib Waspada, Harry Kane Sebut Inggris Belum Maksimal
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026