"Kami memulai pertandingan dengan baik dan bermain berani hingga kami kebobolan gol pertama. Kesalahn kami membuat Madrid mencetak gol pembuka, tetapi kami langsung mempunyai kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Kesempatan seperti ini tidak sering didapat ketika melawan tim sekelas Madrid." ujar Keller dalam konferensi pers seusai pertandingan, seperti tertulis di UEFA.com. Schalke memang mengawali pertandingan dengan bagus. Bahkan, tim yang bermarkas di daerah lembah Ruhr itu, nyaris unggul terlebih dahulu di menit pertama melalui tandukan kapten Benedikt Howedes yang menerima umpan sepak pojok Julian Draxler. Sayang, tandukan Howedes masih melebar dari gawang Iker Casillas. Senada dengan pernyataan playmaker dari timnya, Julian Draxler, Keller juga mengakui kalau timnya terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri yang berakibat pada keberhasilan Real Madrid mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan-kesalahan pemain-pemain Schalke tersebut. "Kami sadar bahwa Madrid akan memanfaatkan ruang yang mereka dapat dari kami setelah mencetak gol pertama, dan kemudian menghukum kami dengan gol secara terus-menerus dari setiap kesalahan yang kami buat. Kami adalah tim muda yang harus banyak belajar di level ini." tuntas Keller sambil menutup komentar dari dirinya dalam konferensi pers pasca pertandingan.