BolaSkor.com - Juara 15 kali Liga Champions, Real Madrid, melanjutkan perjalanan musim ini dengan keberhasilan mencapai perempat final.
Los Blancos menyingkirkan rival mereka, Manchester City, dengan agregat gol 5-1. Pasca menang 3-0 di Santiago Bernabeu, Madrid menang 2-1 di Etihad Stadium, Rabu (18/03) dini hari WIB.
Dua gol Madrid datang dari Vinicius Junior (22' penalti, 90+3') dan satu gol Man City dicetak Erling Haaland (41'). Man City juga bermain dengan 10 pemain setelah Bernardo Silva menerima kartu merah di menit 20.
Baca Juga:
Unggul Agregat 3-0 Lawan Manchester City, Tidak Ada Kata Parkir Bus dalam Kamus Real Madrid
Manchester City vs Real Madrid: Rekor Buruk Hantui Pep Guardiola
"Saya merasa kami memiliki banyak peluang dan bermain dengan baik. Terutama dalam pertandingan 10 lawan 11, bermain melawan tim seperti itu selalu sulit, tetapi kami melakukannya dengan baik," papar winger Man City, Jeremy Doku kepada Amazon Prime.
"Jelas, kami kecewa dengan kekalahan hari ini. Ini adalah kenyataan pahit, karena ketika Anda menyaksikan pertandingan, rasanya mereka tidak jauh lebih baik dari kami. Tetapi ketika Anda melihat skornya, terlihat jelas bahwa mereka lebih unggul."
DNA Real Madrid
Eks Real Madrid yang kini jadi pandit sepak bola, Clarence Seedorf, melihat DNA Eropa milik Madrid kembali terbukti di saat musim mereka angin-anginan di kompetisi lainnya.
Entah dalam kondisi bagus atau tidak, Madrid selalu menjadi tim favorit pemenang Liga Champions tiap musimnya.
"Itu sudah ada dalam DNA klub. Keyakinan adalah pembeda. Ketika Anda lebih percaya daripada lawan, maka Anda akan melihatnya dalam pertandingan. Seperti yang mereka katakan di Madrid, bagian kompetisi ini adalah rumah," tambah Seedorf.
Ditambahkan oleh full-back Madrid, Trent Alexander-Arnold, timnya kini melihat semua laga bak final baik itu di Liga Champions atau LaLiga.
"Ini adalah waktu terpenting musim ini. Setiap pertandingan sekarang seperti final piala, tetapi ada ekspektasi di klub ini untuk melangkah jauh dalam kompetisi ini dan memenangkannya," imbuh Alexander-Arnold.
"Ada ekspektasi, dan kami termotivasi oleh hal itu, dan itu mengeluarkan yang terbaik dari diri kami," pungkasnya.