Penyerang berusia 26 tahun tersebut memang kalah bersaing dengan tiga penyerang The Gunners lainnya seperti Olivier Giroud, Lukas Podolski, dan pemain muda Yaya Sanogo. Musim ini Bendtner baru diturunkan Arsene Wenger dalam 12 pertandingan dan hanya membukukan 2 gol. Selain penampilannya yang terus menurun, Bendtner juga memiliki kelakuan buruk di luar lapangan seperti mangkir latihan dan kehidupan malam yang berpengaruh negatif pada penampilannya. Seperti yang diketahui, Bendtner sempat kedapatan mabuk-mabukan dan pesta seks di sebuah klub di kota London saat Arsenal dibekap Bayern Muenchen di ajang Liga Champions Februari lalu. Bendtner meninggalkan lapangan padahal klubnya belum selesai bertanding melawan Bayern dan datang ke acara penghargaan Brit Awards. Saai itu, ia digelandang pihak keamanan klub dengan kondisi mabuk dengan celana yang melorot. Hal tersebut jelas mengundang kemarahan pelatih Arsene Wenger. Selain hal tersebut, cedera yang dialami Bendtner juga tak kunjung sembuh. Hal ini juga menjadi indikasi penurunan performa yang dialami Bendtner. Kalah bersaing di tim utama Arsenal juga membuat Bendtner sempat 3 kali dipinjamkan ke Birmingham, Sunderland, dan tekahir ke Juventus musim lalu. Sebelumnya, pelatih Tim Nasional Denmark Morten Olsen juga sudah memberinya ultimatum agar pindah ke klub lain agar bisa dapat tempat utama. Olsen juga menyebut jika tetap ingin bermain untuk Denmark, Bendtner harus mampu menjadi andalan di klubnya dan bermain secara reguler. "Saya membutuhkan tempat untuk bermain secara reguler, jadi saya tak akan bertahan di Arsenal musim depan. Saat ini saya punya rencana untuk memilih klub yang tepat yang bisa memberikan tempat saya bermain rutin," ucap Bendtner, dilansir Telegraph.
Kalah Bersaing, Bendtner Bakal Cabut Dari Arsenal
BolaSkor - Sabtu, 08 Maret 2014
- #Pelatih Arsenal
- #Juventus
- #Arsene Wenger
- #Liga Inggris
- #Penyerang Arsenal Asal Denmark
- #Nicklas Bendtner
- #Birmingham
- #Sunderland
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 10 Juni 2026
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Senin, 25 Mei 2026
Pecahkan Rekor Dunia, Kartu Panini Cristiano Ronaldo Terjual Rp21 Miliar
Senin, 25 Mei 2026
Daftar Tim Serie A yang Bermain di Eropa: Roma dan Como Liga Champions, Milan dan Juventus Liga Europa
Senin, 25 Mei 2026
Klasemen Akhir Serie A 2025/2026: AC Milan dan Juventus Kompak Gagal Lolos Liga Champions
Senin, 25 Mei 2026
Hasil Serie A: AC Milan Terkapar di Kandang, Juventus Gagal Menang Derby
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026