Tim Kuda Zebra tampil kurang baik sepanjang pertandingan. Permainan Andrea Pirlo dan kolega pun hanya terfokus kepada menghalau serangan Tim Serigala Ibukota. Tercatat tim besutan Antonio Conte hanya memiliki enam peluang, dimana kesemua kesempatan tersebut tidak ada yang mengenai sasaran. “Saya pikir ini adalah pertarungan yang sangat seimbang. Kedua belah pihak bermain baik dan mempelajari lawan masing-masing. Saya puas dengan kinerja pemain yang biasanya jarang bermain,” kata Conte seperti dilansir Football-Italia. Laga sebenarnya berjalan sangat ketat, akan tetapi pasukan Rudi Garcia lebih beruntung hingga sanggup menorehkan gol tunggal melalui aksi tendangan tumit Gervinho menyambut umpan Strootman menit 80. Atas kekalahan ini, Conte merasa tak puas dengan kinerja sang pengadil di lapangan. “Memalukan, karena kami kebobolan di saat momen terbaik kami di pertandingan. Rencana strategi kami adalah tetap tampil solid dan berusaha menyakiti Roma. Kami mungkin sedikit terlalu takut di babak pertama, tapi pada saat yang sama saya tidak melihat kami kesulitan terutama di barisan pertahanan,” papar Conte. “Satu kejadian bisa menentukan pertandingan dan Roma mencetak gol, sedangkan gol kami itu dianulir.” Pelatih berkebangsaan Italia itu melanjutkan. Ya, Juve sebenarnya sempat menorehkan gol melalui sundulan Federico Peluso saat laga baru berjalan satu menit di babak kedua. Namun gol tersebut harus dianulir wasit karena hakim garis menilai bola telah keluar lapangan pada saat proses umpan silang yang dilepaskan Mauricio Isla dari sisi kanan. “Dari seluruh kejujuran dari tayangan ulang terlihat bola di dalam permainan sekitar satu meter, setidaknya. Lihat bolanya dan dimana mistar gawang, terlihat masuk dalam permainan. Saya ulang, wasit bisa membuat kesalahan, tapi itu terlihat masih di dalam dan sedikit ke dalam,” kesal Conte. “Lihat saja reaksi pemain Roma, yang tidak melancarkan protes, mereka bahkan terlihat merasa diberkati oleh angkatan bendera hakim garis. Mungkin lebih baik hal itu terjadi pada kami, jika membayangkan kekacauan yang mungkin akan muncul saat orang-orang berbicara tentang ‘bantuan’.” Demikian Conte.
Juventus Kandas, Antonio Conte Berang
BolaSkor - Selasa, 21 Januari 2014
- #As Roma Vs Juventus
- #AS Roma
- #AS Roma 1-0 Juventus
- #Juventus
- #Antonio Conte
- #Perempatfinal Coppa Italia
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Selasa, 26 Mei 2026
Palu Sudah Diketuk, AC Milan Tidak Akan Menunjuk Antonio Conte Menjadi Pelatih
Senin, 25 Mei 2026
Pecahkan Rekor Dunia, Kartu Panini Cristiano Ronaldo Terjual Rp21 Miliar
Senin, 25 Mei 2026
Antonio Conte Beberkan Alasan Mundur dari Napoli
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026