Nama Januzaj menjadi buah bibir di jagat persepakbolaan dunia menyusul aksi gemilangnya mencetak dua gol ke gawang Sunderland dan membawa Manchester United menang 2-1. Aksi cantiknya itu membuat enam negara beramai-ramai mengajukan tawaran untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) mereka. Sebut saja Albania, Serbia, Turki, Belgia, Kosovo dan Inggris. Januzaj sendiri lahir di Brussels, Belgia. Sementara, pemain berusia 18 tahun itu lahir dari pasangan orang tua yang berasal dari Kosovo dan Albania. Tawaran juga datang dari Serbia dan Turki, tempat kelahiran kakek dan nenek Januzaj. Menurut pengakuan keluarga, Januzaj ingin menetapkan pilihannya kepada Timnas Inggris. Masalahnya, keinginan Januzaj terbentur perjanjian Home Nations Agreement yang dikenal dengan sebutan Recidency Rule (Peraturan Izin Tinggal). Peraturan tersebut dibuat khusus antar negara Inggris Raya (United Kingdom), yakni Inggris (England), Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara serta FIFA. Peraturan tersebut menyatakan bahwa seorang pemain yang tak memiliki keterikatan darah (orang tua maupun kakek-nenek) dengan negara United Kingdom hanya boleh memperkuat negara United Kingdom dengan syarat: menjalani pendidikan di salah satu negara selama lima tahun sebelum usia 18 tahun. Januzaj bergabung ke MU saat berusia 16 tahun dan baru tinggal di Inggris selama dua tahun. Dengan demikian, Januzaj tak memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Inggris. Oleh karenanya, Januzaj harus menunggu empat tahun lagi jika ingin memperkuat The Three Lions. Akhirnya, Januzaj memilih Belgia sebagai Timnas tempatnya berlabuh. "Saya memang merasa menyesal. Tapi, dia bukanlah orang Inggris. Mari kita jujur tentang itu. Kita memang bisa beragumentasi bahwa dibawah aturan FIFA, dia baru bisa bermain bagi Inggris pada 2018," ungkap Hodgson dilansir Sky Sports. "Masalahnya dia kini memilih bermain bagi negara lain. Bagaimana Anda bisa marah jika Januzaj bermain di Piala Dunia 2014 di negara yang memperbolehkannya bermain? Dia lahir dan dibesarkan di Belgia. Kita tak boleh marah akan hal itu," ia menambahkan. Pelatih Timnas Belgia, Marc Wilmots, menyambut gembira bergabungnya Januzaj. Dia pun memastikan bahwa satu tempat di putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil sudah menjadi milik Jauzaj.
Januzaj Pilih Timnas Belgia, Ini Komentar Pelatih Inggris
BolaSkor - Jumat, 02 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 03 Juni 2026
Romelu Lukaku Cetak Gol, Kabar Bagus untuk Belgia Jelang Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Hasil Laga Pemanasan Jelang Piala Dunia 2026: Belgia Kalahkan Kroasia, Maroko Pesta Gol
Selasa, 02 Juni 2026
Jadwal Live Streaming Kroasia vs Belgia: Pemanasan Jelang Piala Dunia 2026, Kick-off Selasa (02/06) Malam WIB
Selasa, 02 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Kroasia vs Belgia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Kamis, 21 Mei 2026
Profil Grup G Piala Dunia 2026: Mesir, Iran, dan Selandia Baru Siap Ganggu Belgia
Senin, 20 April 2026
5 Tim Kuda Hitam yang Layak Diwaspadai di Piala Dunia 2026
Rabu, 11 Februari 2026
Bek AC Milan Sampaikan Harapan Bermain di Piala Dunia 2026
Rabu, 19 November 2025
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Belgia Pesta Gol, Spanyol Imbang
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026