BolaSkor.com - Satu kaki Real Madrid sudah berada di 16 besar Liga Champions 2025/2026 jelang leg dua play-off melawan Benfica.
Los Blancos membawa modal kemenangan 1-0 dari Estadio da Luz dan akan menjamu Benfica di Santiago Bernabeu, Kamis (26/02) pukul 03.00 dini hari WIB.
Madrid membawa bekal agregat gol 1-0 tetapi sang pelatih, Alvaro Arbeloa, menilai laga nanti tetap akan menjadi bak laga final untuk Madrid.
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Benfica: Segel Tiket 16 Besar Liga Champions
"Para pemain sangat bersemangat dan antusias untuk menikmati malam Liga Champions di Bernabeu," ucap Arbeloa dikutip dari laman resmi Madrid.
"Kami semua yang pernah mengalaminya tahu betapa indahnya dan atmosfer yang selalu tercipta."
"Besok akan ada di sana, ini akan menjadi malam Liga Champions yang hebat."
"Kami mempertaruhkan banyak hal; sering dikatakan bahwa ini akan seperti final, dan memang akan demikian," tegasnya.
Isu Rasisme Gianluca Prestianni

Benfica vs Real Madrid (X/FabrizioRomano)
Arbeloa juga mengomentari isu rasisme pemain Benfica, Gianluca Prestianni kepada Vinicius Junior dari leg pertama.
UEFA menyikapi isu tersebut dengan memberi sanksi kepada Prestianni, meski ia masih dibawa Jose Mourinho ke dalam skuad Benfica saat ini.
Menurut Arbeloa, UEFA memiliki kesempatan untuk menentukan sikap terkait slogan memerangi rasisme.
"Kami belum berbicara, dan pendapat saya tetap sama seperti minggu lalu," imbuh Arbeloa.
"Kita menghadapi peluang besar untuk membuat langkah maju yang signifikan dalam memerangi rasisme."
"UEFA selalu menjadi pendukung kuat dalam memerangi rasisme, dan sekarang mereka memiliki kesempatan untuk tidak hanya menjadikannya sebagai slogan atau spanduk yang bagus sebelum pertandingan."
"Saya harap mereka memanfaatkan kesempatan ini," harap Arbeloa.
"Kami sangat fokus pada pertandingan besok. Selebihnya tidak menjadi urusan kami. Kami bukanlah pihak yang harus membuat keputusan semacam itu; itu terserah UEFA," pungkas pelatih asal Spanyol tersebut.