BolaSkor.com - FIFA resmi menunjuk Ivan Barton sebagai wasit untuk laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Dallas Stadium pada Rabu (15/7) dini hari WIB.
Penunjukan ini menjadi kepercayaan besar bagi Barton, yang akan memimpin pertandingan keempatnya di Piala Dunia 2026.
Wasit asal El Salvador itu sebelumnya sudah bertugas dalam laga Turki vs Paraguay, Jepang vs Swedia, serta Swiss vs Kolombia pada babak 16 besar.
Baca Juga:
Prancis vs Spanyol: Kylian Mbappe Buru Final Ketiga Beruntun, Lamine Yamal Bertekad Menggagalkan
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Dalam menjalankan tugasnya, Barton akan didampingi dua asisten wasit, yakni David Moran dari El Salvador dan Antonio Pupiro dari Nikaragua.
Sementara itu, Glenn Nyberg (Swedia) ditunjuk sebagai ofisial keempat dan Mahbod Bigi (Swedia) menjadi wasit cadangan.
Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Penampilan Barton sepanjang turnamen mendapat perhatian. Wasit berusia 35 tahun tersebut mencatat sejarah sebagai wasit dari CONCACAF dengan jumlah pertandingan Piala Dunia terbanyak, enam laga.
Barton juga menjadi sorotan saat memimpin pertandingan Turki kontra Paraguay. Dalam laga itu, ia mencatat sejarah sebagai wasit pertama yang mengeluarkan kartu merah berdasarkan aturan yang dikenal dengan sebutan 'Prestianni Law'.
Keputusan kontroversial sekaligus bersejarah itu terjadi ketika gelandang Paraguay, Miguel Almiron, kedapatan berbicara kepada pemain lawan sambil menutupi mulutnya dengan tangan.
Barton menilai tindakan tersebut melanggar regulasi baru yang diterapkan FIFA dan langsung mengeluarkan kartu merah untuk Almiron.
Aturan yang dijuluki 'Prestianni Law' lahir setelah kasus dugaan ujaran rasis yang melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap Vinicius Junior dalam laga playoff Liga Champions.
Saat itu, Prestianni dituduh melontarkan hinaan rasial sambil menutupi mulutnya, sehingga memicu lahirnya aturan yang lebih ketat terkait komunikasi antarpemain di lapangan.
Di Piala Dunia 2026, sudah dua pemain yang menerima kartu merah akibat pelanggaran aturan tersebut. Selain Almiron, bek Ekuador Piero Hincapie juga diusir wasit karena melakukan tindakan serupa saat menghadapi Meksiko pada babak 32 besar.