MU pada Selasa (22/4) WIB mengeluarkan pernyataan pemecatan David Moyes melalui situs resminya. Moyes baru membesut MU selama delapan bulan lebih, sejak mengambilalih tampuk kepemimpinan MU pada 1 Juli 2013 lalu. Padahal, pria berusia 50 tahun itu sebenarnya masih memiliki sisa kontrak lima musim lagi bersama Setan Merah. Kompensasi gaji yang diterima Moyes pun sangat kecil. Mantan juru racik Everton itu hanya menerima setahun gaji, atau sebesar 5 juta Poundsterling (96,1 miliar Rupiah). Hal itu terjadi setelah Moyes gagal membawa Setan Merah lolos ke Liga Champions musim depan. Dalam klausul kontrak Moyes, MU berhak untuk memecat Moyes dengan kompensasi senilai gaji satu musim jika ia gagal membawa Setan Merah berlaga di Liga Champions. Kronologi pemecatan Moyes boleh dibilang cukup sadis. Hal tersebut mulai terungkap pada Selasa pagi waktu setempat di markas latihan MU, Carrington. Chief Executive MU, Ed Woodward, khusus datang ke kompleks latihan tim MU tersebut. Dalam pertemuan pada pukul 08.00 pagi waktu setempat, Moyes dan Woodward langsung berbicara empat mata. Diketahui saat itulah pelatih Skotlandia tersebut dikabarkan soal pemecatannya. Sementara, Fergie mengetahui keputusan pemecatan Moyes 16 jam sebelumnya. Setelah mendapat kepastian soal masa depannya, Moyes langsung mengucapkan terima kasih kepada sejumlah staf klub yang berada di Carrington. Para staf tampaknya sudah bisa mencium pemecatan tersebut. Sedangkan para pemain saat itu belum hadir di Carrington. Cara MU memecat Moyes membuat berang Sir Alex Ferguson. Dia menyebut cara MU memecat Moyes sangat tidak profesional. Setali tiga uang dengan Fergie, ASsoiasi Pelatih Sepak bola Liga Inggris (LMA) juga berpendapat seperti itu. Mereka pun segera melayangkan surat berisi teguran keras kepada manajemen MU. Untuk sementara, Ryan Giggs dipercaya mengangani tim di sisa musim ini. Dalam menjalankan tugasnya, pria asal Wales itu dibantu oleh Nick Butt, Phillip Neville, serta Paul Scholes.
Ini Dia Kronologi Pemecatan David Moyes
BolaSkor - Jumat, 25 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Eks Tangan Kanan Sir Alex Ferguson Lewati Rekor yang Bertahan 16 Tahun
Sabtu, 23 Mei 2026
Prediksi dan Statistik Tottenham Hotspur vs Everton: Menang atau Degradasi
Senin, 04 Mei 2026
Prediksi Susunan Pemain dan Hasil Laga Everton vs Manchester City: Laga Rumit di Hill Dickinson Stadium
Minggu, 19 April 2026
Hasil Premier League: Derby Merseyside Berakhir Dramatis, Liverpool Tekuk Everton 2-1 di Hill Dickinson Stadium
Sabtu, 18 April 2026
Sejumlah Statistik Derby Merseyside Everton vs Liverpool: Berharap Tuah Hill Dickinson Stadium
Sabtu, 18 April 2026
Prediksi Susunan Pemain dan Hasil Laga Everton vs Liverpool: Si Biru Susah Menang Lawan Rival Sekota
Sabtu, 14 Maret 2026
Arsenal vs Everton, Kenangan Mikel Arteta, Rekor Tandang Bagus The Toffees
Rabu, 07 Januari 2026
Sebelum Jadi Pelatih Interim Manchester United, Darren Fletcher Minta Restu Sir Alex Ferguson
Selasa, 25 November 2025
Pemain Everton Kena Kartu Merah karena Berkelahi dengan Rekan Satu Tim, Ruben Amorim Iri
Selasa, 25 November 2025
Setelah 17 Kali Gagal, David Moyes Akhirnya Bisa Menang di Old Trafford
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026