Kejadian itu bermula saat pertandingan memasuki menit 83, Walcott harus ditarik keluar karena dibekap cedera. Ketika ditandu keluar lapangan, tiba-tiba bomber internasional Inggris itu menggerakkan tangannya ke arah penonton, menunjukkan kalau Tim Gudang Peluru berhasil memenangkan laga dengan skor 2-0. Usut punya usut, ternyata pendukung Spurs terlebih dahulu melempari Walcott dengan berbagai macam barang bawaan, seperti koin, sepotong roti, korek api dan gelas minuman. Pemain 24 tahun itu tak bergeming, tetap menunjukkan kedua tangannya sambil melontarkan senyuman. Menanggapi kejadian tersebut, pelatih Arsenal, Arsene Wenger menganggap apa yang dilakukan anak buahnya sebagai suatu hal yang wajar, dimana pemain memperlihatkan rasa kekesalan terhadap perlakuan pendukung tim lawan. “Tim dokter mengatakan kepada saya, lemparan koin menghujani kepala Walcott dan mereka harus melindunginya, mungkin itu kenapa dia melakukan hal itu (gestur tangan). Ya (lemparan koin terjadi sebelum aksi Walcott) itu adalah apa yang telah saya katakan,” ungkap Wenger seperti dilansir Daily Mail. Kini Tim London Utara tinggal menunggu keputusan FA terkait gestur tangan yang dilakukan Walcott. Sebelumnya FA telah memberi hukuman dua kali larangan bertanding kepada pemain Arsenal lain, Jack Wilshere, karena mengacungkan jari tengah kepada pendukung Manchester City Desember lalu. “Tanggapan saya mudah saja, mereka (FA) telah melihat tayangan di televisi. Jika mereka nilai itu menyinggung, apa lagi yang bisa saya katakan?” Imbuh sosok asal Perancis.
Ini Alasan Walcott Ledek Suporter Tottenham
BolaSkor - Minggu, 05 Januari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 10 Juni 2026
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Rabu, 20 Mei 2026
Tim Invincibles Arsenal Ketika Memenangi Titel Premier League 2004 dan Nasibnya Saat Ini
Rabu, 20 Mei 2026
Mikel Arteta, Pengukir Sejarah dan Salah Satu Pelatih Terhebat Sepanjang Masa Arsenal
Rabu, 20 Mei 2026
Akhiri 22 Tahun Penantian Titel Premier League, Arsenal Dapat Pesan dari Arsene Wenger
Kamis, 06 November 2025
Kehadiran Florian Wirtz Menghancurkan Keseimbangan di Lini Tengah Liverpool
Rabu, 15 Oktober 2025
5 Murid Sang Profesor Arsene Wenger yang Jadi Pelatih
Jumat, 03 Oktober 2025
5 Kemenangan Kandang Terbaik Arsenal atas West Ham United
Rabu, 24 September 2025
Ketika Port Vale Nyaris Mengakhiri Impian Double Winners Arsenal pada 1998
Kamis, 11 September 2025
Beda Jauh dari Era Arsene Wenger, Arsenal Tak Punya Ambisi Besar di Bawah Arahan Mikel Arteta
Jumat, 29 Agustus 2025
Punya Kedalaman Skuad Bagus, Arsenal Bisa Melaju Jauh di Liga Champions 2025-2026
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026