BolaSkor.com - Tim sepak bola 7x7 (FA7) Indonesia mengukir sejarah dalam ajang IFA7 World Championship 2026 yang digelar di Honduras.
Tim FA7 Indonesia mencuri perhatian dunia usai sukses melaju ke babak semifinal IFA7 World Championship 2026. Torehan tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi Merah Putih.
Hal itu dikarenakan ini pertama kalinya tim A7 Indonesia berhasil melangkah hingga babak empat besar di ajang yang diikuti oleh 30 peserta tahun ini.
Baca Juga:
Jay Idzes Mundur dari Timnas Indonesia, John Herdman: Itu Keputusan Tepat!
PSSI Pilih Pakansari dan SUGBK Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
PSSI Rilis Harga Tiket Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik, Termurah Rp300 Ribu
Sepanjang turnamen, skuad Merah Putih tampil penuh semangat dan menunjukkan mental baja saat menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara.
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat hingga akhirnya Indonesia berhasil mengukir sejarah di ajang dunia itu.
"Saya bangga dan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, sponsor, serta masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan penuh selama perjuangan tim di Honduras," ucap Bambang Pramukantoro dalam rilis yang diterima BolaSkor, Sabtu (30/5).
“Ini adalah pencapaian bersejarah bagi Football 7 Indonesia. Semua elemen tim telah bekerja keras dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing di level dunia,” lanjutnya.
Tantang Brasil di Semifinal
Keberhasilan Indonesia mencatatkan sejarah baru di IFA7 World Championship 2026 bukan berarti perjalanan sudah berhenti. Tim FA7 Indonesia akan dihadapkan dengan lawan sulit, Brasil, di babak empat besar nanti.
Laga semifinal kontra Brasil akan digelar di Honduras pada Minggu (31/5) pukul 10.00 WIB.
Jika berhasil menumbangkan Brasil, Indonesia akan melaju ke babak final dan berkesempatan untuk merebut gelar juara.
"Pencapaian hingga semifinal saja sudah menjadi catatan emas bagi olahraga Indonesia," kata Raden Bambang Pramukantoro.
Penulis: Gazza Roosaryatama