BolaSkor.com - Tim muda tenis meja Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa dengan hasil apik yang diraih pada SEA Youth Table Tennis 2026.
Skuad Merah Putih sukses membawa pulang satu medali emas dan empat medali perunggu dari ajang yang digelar di Pasir Ris Sports Hall, SIngapura, 14-19 April 2026.
Tim Indonesia yang diwakilkan oleh 16 atlet yang terdiri dari delapan putra dan delapan putri berhasil mengalahkan lawan-lawannya dalam kejuaraan yang diikuti 140 atlet dari sembilan negara itu.
Baca Juga:
Rayakan Ulang Tahun ke-74, NOC Indonesia Harap Olahraga Bisa Jadi Cahaya dalam Kegelapan
SEA Games 2025: Vakum 15 Tahun, Tenis Meja Indonesia Kembali ke Panggung Internasional
Hadapi Kisruh Cabor Tenis Meja, NOC Indonesia Jalin Komunikasi dengan ITTF
&
Medali emas dipersembahkan oleh Muhammad Naufal Junindra dari nomor Boys U-19 Singles, sementara empat medali perunggu masing-masing diraih melalui nomor Girls U-19 Singles oleh Ni Ketut Maharani, serta dari nomor U-19 Mixed Doubles, Boys U-19 Doubles, dan Boys Team.
Kebangkitan Tenis Meja Indonesia
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, melihat bahwa pencapaian gemilang ini menjadi sinyal kebangkitan tenis meja Indonesia setelah mengarungi berbagai tantangan dalam satu dekade terakhir.
“Kabar baik datang dari cabang tenis meja. Setelah sempat menghadapi berbagai tantangan, tenis meja berhasil meraih medali perak dan perunggu di SEA Games Thailand 2025. Bahkan, Naufal yang meraih perunggu kembali meraih emas di ajang SEA Youth di Singapura. Ini menjadi sinyal positif kebangkitan tenis meja Indonesia,” ujar Raja Sapta Oktohari.
Menurut Okto, kebangkitan ini tidak terlepas dari upaya perbaikan tata kelola organisasi yang kini mulai berjalan ke arah yang lebih baik.
“Harapannya, tidak hanya prestasi yang meningkat, tetapi juga tata kelola organisasi semakin baik. Kita perlu meninggalkan isu dualisme dan fokus pada satu tujuan bersama, yaitu mengantarkan prestasi terbaik Indonesia di panggung dunia,” tegasnya.
Hasil Pembinaan Usia Dini
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Indonesia Pingpong League (IPL), Yon Mardiono, turut mengapresiasi perjuangan para atlet muda yang menurutnya menjadi sebuah hasil dari pembinaan usia dini yang tepat.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan usia dini yang dilakukan secara konsisten mulai membuahkan hasil. Kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di level internasional,” ujar Yon Mardiono.
Yon juga menambahkan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga tren positif ini.
“Kami melihat ada semangat baru dalam ekosistem tenis meja nasional. Jika seluruh pihak dapat terus berjalan dalam satu arah yang sama, saya optimistis prestasi tenis meja Indonesia akan semakin meningkat ke depan,” tutupnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama