Jepang gagal meraih kemenangan pada pertandingan pertamanya Grup C Piala Dunia 2014. Menghadapi Pantai Gading di Stadion Arena Pernambucho, Recife, Minggu (15/6) pagi WIB, Tim Samurai Biru menyerah dengan skor tipis 2-1. Padahal Jepang memimpin lebih dulu melalui gol Honda di menit ke-16. Namun, Pantai Gading bangkit di paruh selanjutnya dan mampu menciptakan dua gol, masing-masing melalui Wilfried Bony dan Gervinho. "Saya rasa penyebab kekalahan kami adalah karena kami terlalu menghormati lawan. Kekhawatiran kami mengenai kekuatan lawan menghalangi kami mengeluarkan kemampuan kami yang sesungguhnya," ungkap Honda seperti dilansir Goal. Kekalahan ini menipiskan peluang Jepang lolos ke babak 16 besar. Pemain berusia 28 tahun itu meminta rekan-rekannya tak mengulangi kesalahan serupa saat menghadapi Yunani di pertandingan kedua, Jumat (20/6) pagi WIB. "Bermain agresif adalah gaya permainan kami. Kami percaya gaya tersebut akan membangkitkan semangat kami. Memang, Jepang dan Pantai Gading memiliki beberapa pemain berbahaya. Tapi, kami tak boleh terlalu menghormati mereka," ia menambahkan. "Meski kalah di pertandingan pertama, rasa percaya diri kami tetap tinggi. Yang ada di benak saya saat ini adalah membawa tim memenangkan pertandingan melawan Yunani dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya," ia memungkasi.
Honda: Tak Perlu Hormati Yunani, Jepang!
BolaSkor - Rabu, 18 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Jepang vs Swedia, Live TVRI Jumat (26/6) Pukul 06.00 WIB
Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Curacao vs Pantai Gading: Mencari Teman untuk Jerman
Minggu, 21 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kunci Kemenangan Bersejarah Jepang atas Tunisia
Minggu, 21 Juni 2026
Rating Pemain Jepang saat Membantai Tunisia: Ayase Ueda, Penyerang Nomor 9 yang Sudah Langka
Minggu, 21 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Tempel Ketat Belanda, Tunisia Angkat Koper Usai Kalah 0-4
Minggu, 21 Juni 2026
Menang, Jerman Dituding Tak Bermain Fair Play Kontra Pantai Gading
Minggu, 21 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Akhiri Kutukan Usai Kalahkan Pantai Gading
Sabtu, 20 Juni 2026
Jepang Ingin Suguhkan Permainan Berkualitas dalam Laga Bersejarah Lawan Tunisia
Sabtu, 20 Juni 2026
Jepang Waspadai Efek Pelatih Baru Tunisia
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026