Borussia Dortmund tampil impresif sepanjang >interval pertama. Meski kalah dalam penguasaan bola, alur serangan pasukan Juergen Klopp itu terlihat lebih efektif terbukti dengan terciptanya sejumlah peluang emas. Terus melancarkan serangan sporadis, Dortmund unggul terlebih dahulu melalui gol Henrikh Mkhitaryan. Di lain pihak, penggawa Bayern Muenchen terlihat kurang nyaman dengan skema 3-4-3 yang diterapkan oleh Pep Guardiola. Tercatat hanya ada dua peluang Bayern tercipta dari situasi serangan balik sepanjang empat 45 menit pertama. Memasuki paruh kedua, Guardiola mengubah formasi dengan menempatkan empat pemain bertahan. Philipp Lahm masuk untuk menggantikan Thomas Mueller. Bukan hanya itu saja, pelatih berkebangsaan Spanyol itu coba menambah daya gedor dengan menurunkan Mario Goetze. Sayang, taktik itu tak berjalan dengan baik. Laga berjalan satu jam, gawang Die Bayern harus kembali bobol untuk kali kedua. Kali ini giliran Aubameyang yang membuat publik tuan rumah riuh bersorak setelah sundulannya tak mampu ditepis Neuer. Anak-anak asuh Juergen Klopp sempat menciptakan beberapa peluang, namun hingga laga berakhir tak ada gol lagi tercipta. Susunan pemain Dortmund (4-2-3-1): Langerak; Piszczek, Sokratis, Ginter, Schmelzer (Durm 45’); Kehl, Kirch (Bender 84'); Hofmann, Mkhitaryan, Aubameyang (Ramos 63’); Immobile. Bayern (3-4-3): Neuer; Boateng, Martinez (dante 31’), Alaba; Hojbjerg (Gotze 59’), Rode, Gaudino, Bernat; Muller (Lahm 45’), Lewandowski, Shaqiri. [video url="http://www.youtube.com/watch?v=F5_EgExiuh0"]
HIGHLIGHT: Dortmund 2-0 Bayern, BVB Pastikan Juara Piala Super Jerman
BolaSkor - Rabu, 13 Agustus 2014
- #Piala Super Jerman
- #Skor Dortmund Bayern
- #Hasil Piala Super Jerman
- #Dortmund 2-0 Bayern
- #Borussia Dortmund
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 09 April 2026
Dilepas Manchester United, Jadon Sancho Diminati Mantan Klub
Selasa, 07 April 2026
5 Gol Hat-trick Terbaik di Fase Gugur Liga Champions
Jumat, 03 April 2026
Lisandro Martinez Sering Cedera, Manchester United Bidik Bek Timnas Jerman Berkaki Kidal
Selasa, 10 Maret 2026
Arsenal Pantau Bintang Dortmund yang Akan Berstatus Tanpa Klub pada Musim Panas 2026
Kamis, 29 Januari 2026
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Rabu, 28 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Borussia Dortmund vs Inter Milan: Nerazzurri Unggul Tipis
Rabu, 28 Januari 2026
Tak Mau Banyak Berspekulasi, Inter Milan Bidik Kemenangan di Markas Dortmund
Rabu, 05 November 2025
Jadwal Live Streaming Liga Champions Manchester City vs Borussia Dortmund, Kamis 6 November 2025
Rabu, 05 November 2025
Liga Champions: Superkomputer Prediksi Pemenang Duel Manchester City vs Borussia Dortmund
Rabu, 05 November 2025
Prediksi Manchester City vs Borussia Dortmund: Etihad Stadium Angker untuk Tim Jerman
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026