Tiket ke babak perempatfinal Liga Champions berhasil diraih Bayern Muenchen. Menghadapi Arsenal di depan publiknya yang memadati Stadion Allianz Arena pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (12/3) dini hari WIB, Bayern bermain imbang 1-1. Bayern Muenchen unggul lebih dulu melalui gol Bastian Schweinsteiger pada menit ke-54. Namun, Lukas Podolski menyamakannya tiga menit berselang. Bayern sebenarnya bisa saja unggul di masa injury time. Pelanggaran Laurent Koscielny terhadap Arjen Robben langsung penalti oleh wasit. Sayang, tembakan Thomas Mueller berhasil diselamatkan Lukasz Fabianski. Meski hanya mampu imbang 1-1, superioritas Bayern di pertandingan ini terpampang nyata. Phillip Lahm dan kawan-kawan memiliki 67 persen penguasaan bola dan 14 percobaan tembakan ke arah gawang. Bayern pun melangkah ke babak perempatfinal dengan kemenangan agregat 3-1. "Arsenal hanya mampu tampil bagus selama delapan menit di leg pertama. Setelahnya, kami jauh lebih superior, Arsenal tak punya kesempatan di babak pertama. Mereka hanya mampu bertahan dan kami mengontrol jalannya pertandingan. Sebelum gol mereka tercipta, seharusnya kami mendapatkan pelanggaran," tegas Guardiola di situs resmi UEFA. "Kami memiliki keuntungan 2-0 dari leg pertama. Kami meminimalisir kesalahan dan tak membiarkan Arsenal melakukan serangan balik. Kami memainkan sepak bola di level tinggi dan kini kami berada di babak perempatfinal," juru racik berkebangsaan Spanyol itu menambahkan. Usai pertandingan ini, Bayern Muenchen ditunggu lawan berat lainnya di partai lanjutan Liga Jerman. Bayern berhadapan melawan Bayer Leverkusen di Allianz Arena, Minggu (16/3) dini hari WIB.
Guardiola: Bayern Jauh Lebih Superior Dibandingkan Arsenal
BolaSkor - Rabu, 12 Maret 2014
- #Josep Guardiola
- #Liga Champions
- #Bayern Muenchen
- #Arsenal
- #Guardiola Sebut Bayern Jauh Lebih Superior
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Cocok Jadi Tandem Declan Rice, Arsenal Disarankan Rekrut Wonderkid Maroko
Senin, 22 Juni 2026
Terinspirasi Arsenal, Inggris Diharapkan Dapat Mengakhiri Penantian Titel Piala Dunia
Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026