Di awal babak pertama, kedua tim bermain sangat hati-hati. Pada menit 30, pemain tengah, Munadi, hampir saja merubah kedudukan jika tendangannya tidak melambung di atas mistar gawang Persikad yang dikawal Diky Zulkarnaen. Rapatnya pertahanan anak asuhan Bonggo Pribadi, membuat serangan yang dibangun Persikabo selalu gagal membuahkan gol. Alhasil kedudukan 0-0 tetap tidak berubah hingga babak pertama usai. Di babak kedua, jalannya pertandingan mulai meningkat. Persikabo yang ingin menang pada laga kandang terus menggempur barisan pertahanan Persikad. Hingga akhirnya pada menit ke 80, ujung tombak Persikabo, Aldo Bareto berhasil membobol gawang Persikad melalui tandukan terarah. Gol berawal dari umpan silang Mustopa Aji. Meski dikawal ketat Patricio Jimenes, Aldo masih mampu melesakkan bola ke gawang lawan. Pelatih Persikabo, Kas Hartadi, usai laga mengatakan kemenangan tersebut sebagai hadiah untuk hari jadi Bogor ke 523. "Ini hadiah untuk Bogor yang sedang ulang tahun. Kami persembahkan khusus untuk Bogor," ujarnya usai pertandingan. Namun, kata Kas Hartadi, timnya masih harus dievaluasi terutama di lini depan. "Kita terus evaluasi untuk finishing touch-nya. Anak-anak kadang kalau main di kandang suka terburu-buru ingin buat gol," papar Kas Hartadi. Sementara, pelatih Persikad Bonggo Pribadi, mengatakan pemainnya kekurangan stamina, setelah bertanding melawan Persih Tembilahan. "Kita memang hanya menargetkan hasil seri, tapi memang Persikabo Bogor bermain sangat baik," ungkap Bonggo.