Ujung tombak andalan Inggris di Piala Dunia Meksiko 1986 dan Piala Dunia Italia 1990 itu menilai, komentar Mourinho mengenai Arsene Wenger dinilai oleh Lineker sebagai sebuah komentar yang menyimpang dan salah. Ini diungkapkan oleh Lineker melalui akun twitter pribadinya, @GaryLineker "Saya pikir, komentar Mourinho tidak bisa diterima dan salah terhadap Wenger. Wenger telah memenangkan banyak gelar dan memainkan sepakbola yang menyenangkan." ujar Lineker dalam tweet pertamanya. "Benar memang, Wenger tidak memenangakan satu gelar pun dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi baru sekarang ini, Wenger memiliki bujet belanja sama besarnya dengan yang lain. Arsenal dalam performa baik." lanjut Lineker di tweet keduanya. "Arsenal adalah merah, Chelsea adalah biru. Jose benci Arsene, apa yang baru dari hal ini? #HappyValentinesDay" tuntas Lineker di tweet ketiganya. Komentar Lineker ini sebenarnya wajar-wajar saja, mengingat banyak yang gerah dengan mulut pedas Jose Mourinho. Tetapi, yang bikin unik adalah, Lineker merupakan legenda hidup dari Tottenham Hotspurs, musuh bebuyutan Arsenal. Tentu ini terasa janggal, mengingat permusuhan antara Tottenham dengan Arsenal sama seperti Everton-Liverpool, Barcelona-Real Madrid, atau AC Milan-Inter Milan. Lineker menanggapi hal ini beberapa jam setelah Jose "The Special One" Mourinho mengeluarkan komentar balasan terhadap Arsene Wenger, yang menilai Mourinho adalah seorang manajer yang memiliki ketakutan untuk gagal.
Garry Lineker: Komentar Mourinho ke Wenger Sangat Ngawur
BolaSkor - Jumat, 14 Februari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026