Diamanti diboyong Guangzhou Evergrande dengan mahar sebesar 5,3 juta poundsterling dari Bologna. Pemain dengan posisi gelandang serang tersebut mendapat banyak kritikan ketika meninggalkan Serie A. Banyak pengamat sepak bola Italia yang menyebutkan bahwa Diamanti tak akan mampu masuk Tim Nasional Italia di Piala Dunia 2014 nanti, lantaran bergabung dengan klub yang levelnya rendah. Meskipun belum melakukan laga debutnya, Diamanti optimis tetap mampu masuk ke Timnas Italia asuhan Cesare Prandelli. Ia mengatakan akan berlatih keras di klubnya saat ini dan agar bisa masuk ke skuat Italia. Pemain dengan 17 caps bersama Gli Azurri tersebut ikut serta mengantar Italia masuk partai final Piala Eropa 2012 lalu. Sayang, ambisi Italia harus terhenti di tangan Spanyol. “Keputusan ini merupakan pilihan hidup, istri saya berdarah China dan saya ingin menyelami pengetahuan saya soal kulturnya. Ditambah lagi, saya berasal dari Prato di mana daerah itu banyak dihuni warga China. Lippi sangat menginginkan saya untuk bergabung ke klub yang telah menjuarai semua kompetisi yang ada tahun ini. Memang saya juga digaji lebih besar tetapi pengalaman barulah alasan saya mengambil keputusan ini,” jelas Diamanti. Menurut Diamanti level permainannya tak akan berkurang. Karena, di tim tersebut berdiri nama Marcello Lippi yang notabene adalah alenatore yang saat Italia merengkuh juara dunia di tahun 2006 lalu. Hal itulah yang membuat Diamanti yakin akan tetap mampu menjaha penampilannya. “Saya akan berlatih dengan seorang pelatih Italia, jadi kondisi fisik saya akan tetap terjaga. Saya akan bekerja keras setiap hari demi meraih satu tempat di Piala Dunia besok,” pungkas Diamanti.
Gabung Klub China, Diamanti Optimis Masuk Timnas Italia
BolaSkor - Minggu, 16 Februari 2014
- #Timnas Italia
- #Tim Nasional Italia
- #Guangzhou Evergrande
- #Serie A
- #Juara Dunia 2006
- #Italia
- #Marcello Lippi
- #Klub Liga Super Cina
- #Brasil
- #Gelandang Serang
- #Bologna
- #Pelatih
- #Alessandro Diamanti
- #Piala Dunia 2014
- #Caps
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Sabtu, 30 Mei 2026
Oliver Glasner Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru AC Milan
Jumat, 29 Mei 2026
Investor yang Menyamar, Zlatan Ibrahimovic Tidak Akan Dipecat AC Milan
Jumat, 29 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol
Jumat, 29 Mei 2026
Negosiasi AC Milan dengan Mauricio Pochettino Berjalan Positif
Jumat, 29 Mei 2026
Inter Tertarik Membajak Adrien Rabiot dari AC Milan
PILIHAN EDITOR
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026