BolaSkor.com - Sejumlah pihak mulai menganalisis kegagalan timnas Italia berlaga di Piala Dunia 2026. Satu di antaranya adalah soal taktik 3-5-2 yang dianggap telah terbukti gagal.
Italia mengalami mimpi buruk setelah tiga kali secara beruntun gagal berlaga di Piala Dunia.
Terbaru, keinginan Italia tampil digagalkan Bosnia dan Herzegovina. Kekalahan pada babak adu tendangan penalti membuat Gli Azzurri kembali jadi penonton.
Baca Juga:
Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Keterpurukan Juventus Dianggap Berpengaruh
Diminta Tetap Latih Italia, Gennaro Gattuso Masih Pikir-Pikir Dahulu
Fakta Berbicara, Pemain Inter Milan Selalu Berperan Besar dalam Raihan Gelar Italia
Hasil itu pun membuat perkembangan sepak bola Italia menjadi sorotan. Kemampuan finansial dan minimnya kesempatan pemain muda untuk bermain jadi beberapa masalah sepak bola Italia.
Italia Gagal karena Formasi
Sementara itu, Gianfranco Teotino dari Sky Italia menganalisis jika faktor taktik yang membuat Italia gagal.
Gennaro Gattuso selaku pelatih masih menggunakan formasi 3-5-2 yang terbukti tidak digunakan tim-tim besar peraih gelar.
"Tidak ada apa-apa. Tidak ada reformasi," ungkap Gianfranco Teotino.
"Kami memiliki liga yang menyedihkan, yang tidak bisa menang di Eropa."
"Bahkan, formasi ini, 3-5-2, adalah kematian sepak bola Italia. Lihatlah para pemenang turnamen, siapa pun yang menang, menggunakan formasi empat bek dan pemain sayap," jelasnya.
"Gattuso memulai dengan ide-ide lain. Kemudian, ia menyesuaikan dengan apa yang digunakan di Serie A dan inilah hasilnya."
Masa Depan Gattuso

Gennaro Gattuso (X/AfricaFactsZone)
Kini, satu di antara topik utama yang dibicarakan adalah soal masa depan Gennaro Gattuso.
Pihak FIGC mengaku telah meminta Gattuso untuk tetap menukangi Sandro Tonali dan kawan-kawan.
Sementara itu, Gattuso belum mengambil keputusan apa pun. Pilihan mengundurkan diri menjadi opsi yang sedang dipertimbangkan legenda AC Milan itu.