BolaSkor.com - Paruh musim kedua tak jua membaik untuk AC Milan. Meski masih meraih hasil positif, dua hasil terakhir Il Rossoneri meresahkan fans.
Milan kalah dua kali beruntun melawan Napoli (0-1) dan Udinese (0-3). Kekalahan melawan Udinese menyakitkan karena terjadi di San Siro, Sabtu (11/04) malam WIB melalui gol bunuh diri Davide Bartesaghi, Jurgen Ekkelenkamp, dan Arthur Atta.
Kini, Milan benar-benar harus bertarung mengamankan posisi di empat besar atau zona Liga Champions. Milan berada di urutan tiga tapi juga diburu klub seperti Juventus, Como, AS Roma, hingga Atalanta.
Baca Juga:
Kecemasan AC Milan Meningkat karena Persaingan Papan Atas Serie A Kian Panas
Dibantai Udinese di San Siro, AC Milan Pantas Dihina Suporter Sendiri
Hasil Serie A: AC Milan 0-3 Udinese, Alarm Peringatan Il Rossoneri
Kecemasan fans itu sudah terlihat melalui siulan atau cemoohan fans di San Siro, yang juga ditujukan kepada satu pemain: Rafael Leao.
Rafael Leao Butuh Dukungan, Bukan Siulan
Di pertandingan tersebut, Rafael Leao memiliki statistik total delapan tendangan dan empat peluang yang diblok kiper (satu peluang besar gagal menjadi gol).
Massimiliano Allegri memainkannya hingga menit 77 dan menggantinya dengan Ruben Loftus-Cheek.
Saat keluar meninggalkan lapangan pertandingan, Leao disiuli fans di San Siro dan kian memanaskan isu kepergiannya, seiring ketertarikan Barcelona.
Menanggapi siulan dan cemoohan dari fans tersebut, Adrien Rabiot tak paham fans melakukan itu diberikan kepada Leao yang seyogyanya butuh dukungan. Namun, Rabiot memaklumi jika itu terjadi kepada tim yang bermain buruk.
"Saya bisa memahami cemoohan itu, terutama karena itu kekalahan yang berat," ujar Rabiot dikutip dari Sempre Milan.
"Yang mengecewakan saya adalah cemoohan yang ditujukan kepada Leao, karena saya pikir kita perlu membantunya, mendukungnya, dan ini tidak membantunya."
"Kami semua bersama-sama dalam hal ini, sampai akhir, jadi itu agak tidak menyenangkan," tambahnya.