Guardiola didaulat sebagai pelatih terbaik sepanjang masa Barcelona. Hal itu tak lepas dari prestasi gemilang juru taktik berdarah Spanyol itu dengan mempersembahkan 14 gelar bagi Azulgrana selama empat tahun masa baktinya. Pep mengundurkan diri dari jabatan pelatih pada 2011 lalu karena ingin beristirahat dari dunia sepak bola. Setelahnya, Barca dilatih oleh asistennya, Tito Vilanova, dan kini dibesut oleh Gerardo Martino. Barca mendapatkan predikat sebagai klub terbaik dunia di masa kepemimpinan Pep. Hal itu tak lepas dari gaya penyerangan Barca dengan mengandalkan umpan pendek cepat dalam segi tiga kecil yang dikenal dengan sebutan Tiki-Taka. Di masa kepemimpinan Martino, Barca tetap mengusung gaya permainan tersebut, meski terkadang juga diselingi dengan permainan umpan jauh. Hal itu menyebabkan pola permainan tersebut mampu diantisipasi oleh lawan. Teranyar, Barca menelan kekalahan perdananya di musim ini di tangan Ajax Amsterdam, pada pertandingan kelima Grup H Liga Champions 26 November lalu. Meski bermain dengan sepuluh orang sejak awal babak kedua, sang raksasa Belanda mampu menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1. "Guardiola adalah seorang pelopor. Barca di masanya adalah yang terbaik sepanjang sejarah. Tapi, kini kami harus merubah beberapa hal dan mencari alternatif baru," tegas Fabregas seperti dinukil Football-Espana. "Kami telah berbicara dengan pelatih. Ini adalah kekalahan pertama kami musim ini dan untuk itu kami harus segera bereaksi. Kami harus mengumpan dengan lebih cepat, lebih termotivasi, bermain dengan lebih intensif baik dalam menyerang maupun bertahan," ia menyambung. Meski takluk di Liga Champions, Barca masih belum tersentuh kekalahan di ajang Liga Spanyol. Raksasa asal Catalunya itu melanjutkan perjuangannya dengan bertandang ke markas Athletic Bilbao, Stadion San Mames, Minggu (2/12) dini hari WIB.
Fabregas: Lupakan Guardiola, Barcelona!
BolaSkor - Jumat, 29 November 2013
- #Kekalahan Perdanan
- #Liga Champions
- #Barcelona
- #Gerardo Martino
- #Cesc Fabregas
- #Tiki-taka
- #Tito Vilanova
- #Josep Guardiola
- #Ajax Amsterdam
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Selasa, 15 September 2026
Terungkap, Ada Peran Arsenal di Balik Kesuksesan Como
Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Minggu, 13 September 2026
Hasil LaLiga: Bantai Levante, Barcelona Tak Terbendung
Sabtu, 12 September 2026
Hadapi Barcelona yang Tengah on Fire, Levante Tak Gentar
Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Jumat, 11 September 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026