Memasuki babak kedua, Manchester United yang tertinggal dua gol langsung ambil inisiatif serangan lebih dulu. Laga baru dimulai Wayne Rooney sudah tancap gas mengancam gawang Tim Howard. Sayang tendangan bebasnya masih mampu diamankan barisan bertahan. Sesaat kemudian giliran Shinji Kagawa yang mencoba peruntungan dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, sayang bola sepakan Kagawa masih mampu dibaca dan dikuasai penuh oleh Tim Howard. Everton balas mengancam di menit 57, lewat umpan silang Kevin Mirallas, Antolin Alcaraz mampu menanduk bola ke arah gawang. Beruntung David De Gea masih bisa mengamankan gawangnya dari kebobolan. Umpan Mirallas lagi-lagi mampu menerobos masuk pertahanan United, sayang sepakan Lukaku yang meneruskan umpan Mirallas masih mampu diamankan David De Gea. David Moyes mengganti dua pemain sekaligus di menit 61 Antonio Valencia masuk menggantikan Nani, sedang Javier Hernandez masuk menggantikan Jonny Evans. Pergantian dua pemain tersebut ternyata tak terlalu berpengaruh pada pola permainan United yang hanya unggul pada penguasaan bola. Kevin Mirallas yang tampil impresif dalam laga ini kembali menjadi kreator peluang emas bagi Everton di menit 78, sayang umpan silang Mirallas tak mampu dimaksimalkan Steven Naismith. Naismith kembali membuat teror bagi pertahanan Manchester United di menit 80, gelandang Skotlandia tersebut mampu meneruskan umpan silang Seamus Coleman lewat sepakan dari dalam kotak penalti. Beruntung bola masih mampu diamankan David De Gea. Penampilan Setan Merah yang kurang menggigit menjadi alasan pasukan David Moyes tak satupun membuat peluang berarti dalam laga ini. Selain itu buruknya koordinasi lini pertahanan kerap kali mampu dimanfaatkan Everton untuk menciptakan peluang-peluang berbahaya. Wayne Rooney membuang peluang emas di menit 87, umpan terukur Javier Hernandez tak mampu dimaksimalkan oleh Rooney yang sudah berhadapan langsung dengan Tim Howard. Sesaat kemudian giliran Antonio Valencia yang mendapatkan peluang memanfaatkan assist Alexander Buttner. Sayang sepakan Valencia masih melenceng di sisi kiri gawang. Hingga akhir pertandingan kemenangan tetap milik Everton dengan skor akhir 2-0. Hasil ini masih menempatkan Everton di posisi kelima klasemen dengan poin, terpaut 1 poin dari Arsenal di peringkat empat yang merupakan zona aman Liga Champions. Sedang bagi United, kekalahan ini merupakan kali kedua yang dialami David Moyes dari mantan klubnya tersebut. United juga tak mampu membalas kekalahan atas Everton di pertemuan pertama. The Red Devil masih terpaku di posisi ke-7 klasemen dengan poin 57. Susunan Pemain: Everton (4-2-3-1): 24. Tim Howard (Gk); 23. Seamus Coleman, 26. John Stones, 15. Sylvain Distin (Sylvain Distin'45), 3. Leighton Baines; 16. James McCarthy, 18. Gareth Barry; 11. Kevin Mirallas, 14. Steven Naismith, 20. Ross Barkley (Leon Osman'70), 17. Romelu Lukaku. Pelatih: Roberto Martinez (Spanyol) Manchester United (4-2-3-1): 1. David De Gea (Gk); 12. Chris Smalling, 4. Phil Jones, 6. Jonny Evans (Javier Hernandez'61), 28. Alexander Buttner; 16. Michael Carrick, 24. Darren Fletcher; 17. Nani (Antonio Valencia'61), 8. Juan Mata, 26. Shinji Kagawa (Danny Welbeck'75); 10. Wayne Rooney. Pelatih: David Moyes (Skotlandia)
Everton Bekap Manchester United di Goodison Park
BolaSkor - Minggu, 20 April 2014
- #Roberto Martinez
- #Babak Kedua
- #Liga Inggris Pekan Ke-35
- #David Moyes
- #Everton Vs Manchester United 2-0
- #Goodison Park
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Senin, 22 Juni 2026
Berusia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Diminta Lebih Mawas Diri
Kamis, 18 Juni 2026
Tanpa Gol pada 10 Laga Beruntun di Turnamen Besar, Sudah Saatnya Cristiano Ronaldo Dicadangkan?
Kamis, 18 Juni 2026
Portugal 1-1 Kongo: Cristiano Ronaldo Dicap Egois, Roberto Martinez Dituding Takut Menggantinya
Selasa, 02 Juni 2026
Kenangan Diogo Jota Jadi Sumber Motivasi Portugal di Piala Dunia 2026
Sabtu, 23 Mei 2026
Prediksi dan Statistik Tottenham Hotspur vs Everton: Menang atau Degradasi
Senin, 04 Mei 2026
Prediksi Susunan Pemain dan Hasil Laga Everton vs Manchester City: Laga Rumit di Hill Dickinson Stadium
Jumat, 24 April 2026
7 Pelatih dengan Bayaran Tertinggi di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026